Ketemu Yoga (bukan) kebetulan

Yogyakarta, 23 Desember 2012.

Maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia yang saya tumpangi mendarat tepat waktu di Bandara Adi Sucipto. Mas Elang yang menjemput saya mengabarkan kalau ia terlambat setengah jam sampai di Bandara karena terjebak macet, disertai berlaksa maaf.

Saya kirimkan SMS padanya supaya kalem saja, tak usah ngebut dan berhati-hati di jalan. Saya selalu berusaha berfikiran positif terhadap suatu peristiwa, karena ada sesuatu yang direncanakan oleh Gusti Allah. Saya duduk di ruang tunggu para penjemput sambil menikmati suasana Bandara menjelang tengah hari. read more

Bakti kepada guru

Masa mudik lebaran kemarin, mBak EO kirim SMS ke teman-teman eks IPA3 – 1986 kasih tahu kalau DR Warsito berada di Karanganyar, selepas maghrib ditunggu untuk bareng-bareng ke menuju lereng Lawu. Maka, di tanggal 21 Agustus 2012 kami bertemu dengan teman sekelas kami di SMA dulu: Warsito Purwo Taruna, ilmuwan dari lereng Lawu.

Bagi yang belum mengenal siapa DR. Warsito silakan ketikkan namanya di papan Kyai Gugel, Anda akan mendapatkan banyak sekali informasi tentangnya.

Ia memang sosok yang rendah hati. “Kita kumpul di rumah pak Sed saja, sekalian mbezoek dan bersilaturahim dengan beliau,” usulnya kepada mBak EO. Pak Sed adalah guru menggambar kami di SMA dulu, sudah pensiun dan sedang dalam keadaan sakit.

Pak Sed dulu mengajari kami bagaimana menggambarkan perspektif sebuah benda, pertama dengan pensil kemudian ditebalkan dengan trek-pen yang diisi dengan tinta-cina. Sering kali kami gagal menorehkan garis-garis dengan trek-pen tersebut, yang akhirnya tinta-cina mengotori kertas gambar kami.

~oOo~ read more