Candramawa

Dalam tradisi Jawa ada bermacam panggilan untuk seorang anak, baik anak laki-laki atau anak perempuan. Pada anak laki-laki ada yang dipanggil dengan anggèr/nggèr (huruf e dibaca seperti pada bebek), panggilan yang menunjukkan ekspresi  kasih sayang.  Lalu ada nang, ini penggalan kata lanang yang berarti laki-laki. Panggilan yang paling unik adalah le, penggalan kata thole yang tak lain menunjuk kepada kemaluan laki-laki, konthol(e). Akhiran (e) berarti “nya”, seperti misal dalam kata mripatee yang berarti matanya. Ada juga yang memanggil anak lelaki dengan cung, penggalan kata kuncung – dari model rambut si anak.

Sedangkan pada anak perempuan di antaranya ada panggilan nok atau ndhuk (asal kata gendhuk), sering dipakai oleh masyarakat Solo dan Jogja.  Seperti halnya panggilan thole, panggilan seorang anak perempuan ada yang dikenal dengan bawuk (kemaluan perempuan) atau sering disingkat dengan wuk saja. read more

Covid-19: Saya sudah divaksin

Vaksinasi Covid-19 pertama dijadwalkan pada Rabu, 17 Maret 2021.

Setelah mengisi format skrining saya duduk di kursi antrian pengecekan administrasi. Tiba giliran saya. Relawan mengecek data saya di laptopnya, dan ia meminta saya menuliskan nomer ponsel.

Kemudian saya menuju proses berikutnya, cek suhu. Masuk kategori normal. Berikutnya cek tekanan darah. Dan saya sudah menduga akan bermasalah. Pengalaman selama ini, alat yang mengecek tekanan darah saya akan menunjukkan angka yang tinggi. Apakah saya mempunyai bakat hipertensi?

Pada suatu waktu, saya periksa di sebuah RS yang tak jauh dari Bundaran UGM. Tekanan darah saya tinggi juga. Pernah saya ceritakan di sini. read more

Pasca tindakan HNP, kuncinya disiplin

Lanjutan bahasan dari artikel: Endoskopi PELD: mengatasi saraf kejepit saya.

Saya hanya ingin berbagi pengalaman pasca tindakan operasi HNP dengan Endoskopi PELD.

Hari H – Operasi

Saya dioperasi Sabtu, 14 November 2020. Setelah selesai tindakan operasi, saya ditanya dokter apakah nyeri masih saya rasakan? Jawabannya, nyeri sampai ujung jari jempol kaki kiri saya sudah lenyap. Saat itu yang saya rasakan: dari pinggang sampai bawah pantat saya sakitnya bukan main (apalagi jika ada gerakan). Maka, setelah urusan admin selesai, saya pulang.

Posisi kursi mobil ditidurkan agar saya nyaman selama perjalanan pulang Jakarta-Karawang. Sampai di rumah, turun dari mobil sampai dengan masuk kamar saya kesulitan berjalan kaki. Harus pelan-pelan, karena begitu kaki saya gerakkan, pinggang saya sakitnya bukan main. read more