Tua itu pasti, tapi jangan pikun

Saat melewati usia setengah abad dua setengah tahun lalu hampir tiada berasa. Perputaran roda-roda mesin waktu seakan semakin cepat saja. Tau-tau jadi tua.

Jika melihat wajah di cermin seakan tidak berubah, perasaan masih mirip seperti di masa kecil dulu. Cermin pasti jujur, menampakkan gurat-gurat kasepuhan di wajah saya, hanya perasaan ini saja yang suka membohongi diri: masih muda.

Arkian, naik tangga sepuluh langkah saja nafas sudah saling memburu, pun melangkah mulai diseret bahkan ada beda tinggi pada lantai kaki saya terantuk. Itu tanda-tanda tua. Pandangan tak setajam mata elang lagi. Ketinggalan kacamata baca tak bisa lagi mengeja kata apalagi kalimat. Itu tanda-tanda tua. lanjutkan baca

YIA

Sejak YIA (Yogyakarta International Airport) beroperasi pada bulan Mei 2019 lalu, baru kemarin (29/9/2019) saya mencoba melakukan perjalanan dari YIA ke HLP.

Pertanyaan pertama yang timbul adalah apa jenis moda transportasi dan berapa lama waktu tempuh untuk menuju ke YIA dari Kota Jogja. Tentu saja saya bertanya-tanya kepada Kyai Gugel, dan dengan mudah saya mendapatkan jawaban.

Setelah mendapatkan informasi yang saya butuhkan, saya pun booking tiket pesawat dengan keberangkatan jam 13.10.

Melalui aplikasi KAI Access saya booking tiket Local Trains KA Solo Ekspres, kereta api komuter bandara kelas eksekutif yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia yang melayani rute Solo Balapan – Kutoarjo dan sebaliknya. Saya ambil rute Lempuyangan (09:36) – Wojo (10:23), dengan harga tiket Rp30 ribu. lanjutkan baca