Werkudara bungkus

Perut Kunti mengandung anak ke dua, perkawinannya dengan Pandu. Usia kandungan sudah melewati masa sembilan bulan. Prediksi Kunti, anaknya itu akan lahir tak lama lagi.

Pandu yang kondisi fisiknya semakin hari semakin lemah merasa bersalah, sebab ia tak mungkin menjadi suami siaga level sempurna. Ia hanya bisa menghibur istrinya, dan ia berusaha selalu berada di sisinya.

Pada suatu malam, Kunti mengeluh sakit perut yang hebat. Tetapi kesakitan yang tidak terlalu lama, sebab dari rahimnya telah lahir seorang anak. Pandu dan Kunti tertegun menyaksikan prosesi kelahiran jabang bayi yang sangat aneh. Jabang bayi itu masih berbungkus tembuni. Seharusnya tembuni itu berada di luar tubuh bayi, tetapi ini malah membungkus tubuh si jabang bayi. Tembuni itu menutup sangat rapat, sehingga tak ada celah untuk membukanya. lanjutkan baca

Indonesia 2019

1
Para ahli dan cerdik pandai menyusun Konstitusi baru,
Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia,
Berdasarkan kepentingan bangsa dan negara,
Berkiblat dan berpihak kepada kepentingan rakyat banyak,
Para ahli dan cerdik pandai menyusun undang-undang baru,
Mengganti undang-undang dan aturan birokrasi tumpang tindih,
Mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara,
Urusan mudah tidak dipersulit, urusan sulit dipermudah.

2
Tidak ada lagi undang-undang dan peraturan yang tumpang tindih,
Ribuan Kepres, PP dan peraturan daerah dinyatakan tidak berlaku,
Undang-undang dan peraturan sejalan dengan Konstitusi,
Sistem birokrasi pemerintahan menjamin kepastian hukum,
Hukum dan perundang-undangan berpihak pada rakyat banyak,
Kepastian berusaha dan iklim investasi dijamin aturan jelas dan tegas,
Tidak perlu suap dan sogok untuk kelanacaran usaha. lanjutkan baca

Jangan kepo, jangan banyak tanya dan jangan kemaruk

Semenjak berumah tangga dengan Nawangwulan, kehidupan Jaka Tarub berasa sempurna. Bidadari yang kehilangan selendang saat mandi di telaga tak jauh dari rumah Jaka Tarub itu kini menjadi istri Jaka Tarub dan mereka telah mempunyai putri yang cantik, Nawangsih.

Secara ekonomi, keluarga Jaka Tarub berkecukupan. Stok bulir padi di lumbung padinya luber, seperti tak pernah berkurang. Suatu kondisi yang belakangan disadari oleh Jaka Tarub. Dan ia ingin tahu apa kenapa lumbung padinya tetap penuh, sementara untuk makan sehari-harinya Nawangwulan menanak nasi. lanjutkan baca