Covid-19: cukur rambut

Saya yang suka dengan potongan rambut pendek (cenderung gundul), rutin pergi ke barbershop menjadi keniscayaan. Apalagi dalam jangka waktu dua-tiga minggu, saya mesti memangkas rambut saya. Rambut panjangan sedikit saja berasa berat di kepala.

Selama masa darurat penyebaran Covid-19, banyak sektor usaha pada tutup sementara, termasuk barbershop. Karena barbershop tutup, bisa jadi hari-hari belakangan ini akan banyak sekali orang yang rambutnya gondrong, karena tidak bisa pergi ke barbershop langganannya. Demikian juga dengan saya. lanjutkan baca