Rahasia yang menyebabkan Sengkuni tewas

Hari kedelapan belas, sinar matari sedang terik-teriknya di Padang Kurusetra tempat berlangsungnya perang Bharatayuda, sebuah perang saudara yang memperebutkan tahta. Di salah satu sudut lapangan, sedang berlangsung perang tanding antara Sengkuni melawan Bima.

Sengkuni adalah penasihat sekaligus pembisik Duryodana, Raja Hastina. Sebagai  seorang raja yang tipis kupingnya, semua bisikan Sengkuni ditelannya. Bahkan bisikan yang bermuatan hoax, sekalipun! Sengkuni ini adiknya Gandari, ibunya Duryodana. Ibu para Kurawa yang jumlahnya seratus orang itu. lanjutkan baca

Berpisah dengan Kyai Garuda Seta

Setelah lima tahun bersamanya, akhirnya Mas Suryat mesti berpisah dengan Kyai Garuda Seta (KGS) yang setia menemani aktivitasnya sehari-hari. Ia sayang betul pada KGS.

Nama KGS ia sematkan kepada Mitsubishi Outlander Sport (OS) Type PX yang berwarna putih itu, bahkan sejak ia naksir melihatnya di salah satu ruang pamer Paragon Solo pada suatu sore. Kelak, KGS menjadi mobil matic pertama yang ia kendarai.

Apa mobil matic bisa untuk ngebut dan ngepot di jalanan? Kira-kira seperti itu pertanyaan di hatinya. Ternyata, enak betul mengendarai mobil matic. lanjutkan baca

Gino pun berangkat Umroh

Akhir tahun 2018 tinggal hitungan hari saja, tetapi kesibukan Mas Suryat serasa tiada kendat. Ada belasan surat yang mesti ditanggapi sebelum tahun berganti, sementara staf admin sudah keburu cuti tahunan. Ketika ia sedang konsentrasi level tiga, Gino datang ke ruangannya menyajikan kopi item kesayangan Mas Suryat.

“Gorengannya habis, pak!”

Mas Suryat memang pesan gorengan Gino yang saban hari ia siapkan di meja pantry. Aneka gorengan bikinan istrinya itu main ditaruh saja. Bagi siapa pun yang ingin mengudap gorengan tersebut tinggal menaruh uang di kaleng biskuit di ujung meja. lanjutkan baca