Rapid

Karena alasan supaya anak-anaknya bisa kumpul, peringatan 100 hari meninggalnya bapak dilaksanakan malam minggu. Tadi malam. Saya berangkat naik bus dari Karawang Jumat malam, sampai di Terminal Tirtonadi esok hari menjelang subuh.

Saya sudah punya tiket rencana kepulangan ke Karawang pada Minggu sore. Nantinya berangkat dari Terminal Tirtonadi.

Kira-kira 3 mingguan ini, sebagai admin WA Group saya sudah me-remove 3 teman dengan alasan ketiganya meninggal dunia karena sakit yang kurang dari seminggu dirawat di RS. Teman-1 merupakan kolega bisnis, teman-2, teman sekolah saat di SD-SMP-SMA dan teman-3 merupakan rekan kerja satu kantor,  yang dimakamkan kemarin siang – saya sudah berada di Karanganyar.

Ketika saya memonitor prosesi pemakaman teman saya tersebut, masuk pesan via WA dari sahabat saya yang menginformasikan kalau istrinya sedang kritis di RS. Ia meminta doa supaya dimudahkan kepergian menghadap-Nya. Memang pada bulan kemarin ia memberitahu saya kalau dokter sudah memberikan ancer-ancer berapa lama lagi istrinya bertahan hidup akibat kanker yang sudah menyebar ke seluruh tubuhnya. read more

Jatah gagal

Pada suatu kesempatan makan malam bersama anak perempuannya, Mas Suryat membuka pembicaraan kalau telur goreng masakan anaknya itu enak dan gurih. Nasi panas plus telur dadar rasanya nikmat nian.

“Sengaja telur itu aku gosongin dikit. Bapak senang yang agak gosong kan?”

“Iyo, apalagi bawangnya agak kriuk-kriuk nih.”

Telur dadar dicampur irisan bawang merah dan dibumbui royco atau semacamnya. Awalnya digoreng dengan api kecil, untuk memberikan efek gosong api dibesarkan dan telur dibolak-balik sampai matang.

“Eh, ngomong-ngomong sudah berapa lamaran yang kamu kirim ke perusahaan-perusahan? Ada 30an?”

“Lebih lah. Ada 40an kali ya. Dulu bapak berapa banyak?”

Mas Suryat mengingat-ingat. read more

Kebahagiaan itu datang melalui tujuh sebab

Pertama, kebahagiaan datang lantaran kesaktian atau keampuhan sehingga ditakuti orang lain. Kesaktian dan kekuatan ini bisa diperoleh dengan cara mengurangi makan sehingga hati menjadi tenteram. Pantangan yang harus dihindari adalah merugikan dan mengganggu orang lain.

Kedua, kebahagiaan itu datang karena kepandaian, yakni agar diakui oleh orang lain. Untuk mendapatkan kepandaian ini bisa dimulai dengan cara mengabdi, dapat dicapai dengan cara telaten dan bersungguh-sungguh. Pantangan yang harus dihindari adalah malas dan tak bersemangat.

Ketiga, kebahagiaan datang melalui sarana kekayaan, agar orang-orang mendekatinya. Ini bisa diraih dengan cara bekerja, dan akan tercapai jika dilakukan dengan sabar, pasrah, hemat, teliti dan hati-hati. Pantangan yang harus dihindari adalah rakus dan tamak. read more