Covid-19: Saya sudah divaksin

Vaksinasi Covid-19 pertama dijadwalkan pada Rabu, 17 Maret 2021.

Setelah mengisi format skrining saya duduk di kursi antrian pengecekan administrasi. Tiba giliran saya. Relawan mengecek data saya di laptopnya, dan ia meminta saya menuliskan nomer ponsel.

Kemudian saya menuju proses berikutnya, cek suhu. Masuk kategori normal. Berikutnya cek tekanan darah. Dan saya sudah menduga akan bermasalah. Pengalaman selama ini, alat yang mengecek tekanan darah saya akan menunjukkan angka yang tinggi. Apakah saya mempunyai bakat hipertensi?

Pada suatu waktu, saya periksa di sebuah RS yang tak jauh dari Bundaran UGM. Tekanan darah saya tinggi juga. Pernah saya ceritakan di sini. read more

Pasca tindakan HNP, kuncinya disiplin

Lanjutan bahasan dari artikel: Endoskopi PELD: mengatasi saraf kejepit saya.

Saya hanya ingin berbagi pengalaman pasca tindakan operasi HNP dengan Endoskopi PELD.

Hari H – Operasi

Saya dioperasi Sabtu, 14 November 2020. Setelah selesai tindakan operasi, saya ditanya dokter apakah nyeri masih saya rasakan? Jawabannya, nyeri sampai ujung jari jempol kaki kiri saya sudah lenyap. Saat itu yang saya rasakan: dari pinggang sampai bawah pantat saya sakitnya bukan main (apalagi jika ada gerakan). Maka, setelah urusan admin selesai, saya pulang.

Posisi kursi mobil ditidurkan agar saya nyaman selama perjalanan pulang Jakarta-Karawang. Sampai di rumah, turun dari mobil sampai dengan masuk kamar saya kesulitan berjalan kaki. Harus pelan-pelan, karena begitu kaki saya gerakkan, pinggang saya sakitnya bukan main. read more

Penyempitan diskus L 4/5, suspect HNP

Setahun belakangan ini, saya merasakan tidak beresnya kondisi boyok saya. Keadaan sakit pinggang – menjalar sampai di paha – begitu berasa ketika saya berdiri tegak. Kalau sudah pegal-pegal semacam ini, saya mengandalkan obat rematik yang dijual bebas di pasaran, atau paling banter pergi ke dokter umum dan mendapatkan beberapa jenis obat yang menghilangkan rasa sakit boyok saya.

Hilang sakitnya cuma sementara sih, nanti juga kambuh kembali.  Tapi kadang-kadang kadar asam urat dan kolesterol saya tinggi, sehingga pegal-linu semakin sempurna rasanya.

Arkian, ada referensi untuk berobat alternatif dengan cara terapi cubit, di bilangan Piyungan Bantul. Karena merasa enakan, saya mengulang beberapa kali.

***

Dan saya pun ke JOG dalam kali kesebelas untuk terapi. Malam sabtu saya sudah berada di JOG, seperti biasanya.

Bangun tidur, mata kaki saya bengkak dan sakitnya minta ampun. Pagi itu saya pergi ke RSPR – rumah sakit yang nggak jauh dari Bunderan UGM, dan memilih untuk ke dokter internis. read more