Merantau Kuliah

Na, selamat ya dirimu diterima kuliah di UNS Solo. Ayahmu kemarin bercerita kepadaku, ia mengkuatirkan dirimu jika merantau di kota Solo, di mana ia sama sekali belum mengenal situasi kota yang disebut The Spirit of Java itu. Maklum, waktu kalian habiskan di ibukota negara. Oh iya, ayahmu bilang kamu senang sekali ketika tahu kamu diterima di fakultas pilihanmu. Aku hanya bisa berkata kepada ayahmu: biarkan anakmu kuliah jauh dari rumahnya, biar ia belajar mandiri dan bertanggung jawab atas dirinya.

Na, kamu mesti berani merantau. Apalagi untuk menuntut ilmu. Lagi pula, kamu tidak tahu, selepas kuliah nanti kamu akan bekerja di kota mana. Setidaknya, dengan merantau di Solo kamu sudah belajar hidup jauh dari orang tua. Maukah aku ceritakan kisah lima orang sekawan yang juga merantau dalam kuliahnya dulu, setidaknya untuk membesarkan hatimu? lanjutkan baca

Ke Surabaya, bukan untuk menangkap Nazaruddin

Loh, katanya semalam Kyaine ke Surabaya bertemu Pakde Cholik dan Kang Yayat, kok nggak ada fotonya? Itulah kopdar tanpa acara foto-fotoan, tetapi untuk acara makan-makan sih tetep ada.

Thanks to Pakde Cholik dan Kang Yayat atas sambutan ramahnya. Nanti kalau Kyaine ke Surabaya lagi, akan membawakan peta, biar pilot dan co-pilotnya nggak eyel-eyelan lagi (lewat mana kalau mau ke Jl. Darmo?). lanjutkan baca