Kisah seekor ular yang menyusup dalam mimpiku

Pengalamanku waktu bekerja di tengah hutan Kalimantan Tengah belasan tahun lalu telah membuatku trauma dengan binatang melata yang bernama ular itu. Jangankan melihat gambarnya, membayangkan saja sudah berdiri bulu kuduk dan membikin kulitku merinding.

Pada suatu pagi, aku dan kawan-kawan sekelompokku mesti masuk hutan untuk melakukan pemetaan rencana rute logging. Ketika melewati dahan yang ajak rendah, seorang kawan mengingatkan aku supaya diam dan tidak bergerak. Aku curiga dengan peringatan ini. Dan benar saja, tiga detik kemudian aku mendengar desis binatang melata yang berada sejengkal di atas kepalaku. Ular sebesar lengan tanganku tengah numpang lewat bahuku untuk turun ke tanah. Tanpa aku sadari aku telah kencing di celana. read more

Kehilangan bagasi

Setiap kali melihat papan tulisan Baggage Claim di sebuah bandara, Mas Suryat selalu tersenyum sebab teringat kisah lucu keponakannya tentang bag-ga-ge ini. Tapi kali ini senyuman Mas Suryat menjadi semanyun.

Syahdan, dengan sabar ia menunggu satu lagi bagasinya yang tidak nongol-nongol. Akhirnya karet ban berjalan itu berhenti tanpa menyisakan satu bagasi pun. Ruangan mendadak sepi. Para penumpang pesawat keluar dengan troli bagasi masing-masing. Mas Suryat termangu sejenak, salah satu tas hilang! read more

Bergerak menuju ibu #9

Kegiatan utama di Masjidil Haram berhubungan dengan bergerak, dimulai tawaf atau mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, lalu dilanjutkan dengan prosesi sa’i yakni bergerak dari Shafa ke Narwah hingga hitungan ketujuh. Dari fikiran, hati dan lisan terus¬† bergerak menyebut ke-Mahasucian-Nya, segala puji bagi-Nya, ke-Mahatunggal-Nya, dan ke-Mahabesaran-Nya.

Tak pernah saya lepas-syukur atas kesempatan menggandeng tangan ibu dalam perjalanan hotel – masjid pp. Iseng-iseng subuh tadi saya hitung langkah kaki saya saat dari hotel menuju masjid (King Fadh Gate Masjidil Haram): 1500 s/d 1600 langkah. Inilah jarak dan waktu terpanjang saya menggandeng tangan ibu. Tentu saja angka tersebut tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kasih ibu saat menggendong, menimang, mengajari jalan bahkan menggandeng tangan anak-anaknya tetap berada di jalan yang benar. read more