Ngomyang

Kemarin, sekitar jam 11.00

Pria berwajah tampan di hadapan saya kelihatan grogi, tapi dari sorot matanya saya tahu ia akan menceritakan sesuatu yang penting.

“Aku harus cerita dari mana ya mas?”

“Penting banget? Ya udah ngomong aja, bakal tak dengerin kok.”

Ia diam. Menatap wajah saya beberapa detik.

“Berkat doamu mas, insya Allah aku mau berangkat haji bulan ini.”

Saya jabat erat tangannya, dan kami berpelukan sejenak. read more

Cerita ringan (tentang) mudik

Melihat dan mempertimbangan posisi libur lebaran tahun ini, mudik saya lakukan pas hari H selepas shalat ied di mesjid perumahan. Mudik pas hari H bukan pertama kali saya lakukan. Puasa bisa saya lakukan secara sebulan penuh tanpa jebol – karena jika mudik masih di bulan puasa, biasanya puasa saya batalkan dengan mengambil dispensasi yang diberikan oleh Gusti Allah, sebagai seorang musafir.

Habis shalat ied bisa berkesempatan bersilaturahim terlebih dulu dengan para tetangga. Setelah urusan beres, berangkat mudik. Packing sudah disiapkan malam harinya, sehingga pagi hari tinggal lepas landas. read more

Kisah Bendera Pusaka (2)

Lagu Kebyar-Kebyar belum juga usai. Pikiran mBah Sastro Kiyer melayang ke sebuah bangunan yang terletak di Jalan Pegangsaan Timur 56. Imajinasinya berdasarkan cerita teman seperjuangannya yang menyaksikan Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Bung Karno yang terbaring lemah karena sakit menunggu kedatangan Bung Hatta. Ia tak mau pembacaan proklamasi tanpa Hatta. Ia memerlukan Hatta karena Bung Karno orang Jawa dan Hatta orang Sumatera. Demi persatuan ia memerlukan seorang dari Sumatera. Hatta adalah jalan yang terbaik untuk menjamin sokongan dari rakyat pulau yang nomor dua terbesar di Indonesia.

Akhirnya, Hatta yang ditunggu-tunggu Bung Karno datang dan menemuinya di kamar. Bung Karno segera berpakaian. Serba putih. Tak ada sepatah kata di antaranya keduanya yang dapat dicatat oleh sejarah. Pun dari mereka tak ada semangat yang menyala-nyala. Keduanya nampak letih, dan mungkin sedikit takut. read more