Kisah Tiga Gelandangan

Di sebuah emperan toko, ada tiga orang gelandangan yang tidur di sana. Pagi hari, ketika mereka bangun di sebelah masing-masing gelandangan tadi terdapat sebungkus nasi yang masih hangat lengkap dengan sayur nangka dan sepotong lauk telur dadar, juga air putih dalam bungkusan plastik.

Gelandangan pertama, begitu melihat ada sebungkus nasi di hadapannya langsung dibuka dan dilahapnya dengan rakus. Maklum sejak kemarin perutnya belum terisi nasi sama sekali. Setelah kenyang tak henti-hentinya dia bersendawa. Kemudian melanjutkan tidurnya.

Gelandangan kedua, membuka bungkusan. Dilihatnya ada sepotong telur dadar dan sayur nangka. Dia menggelengkan kepala, dalam hatinya berkata : “tanggung amat sih orang yang memberikan nasi bungkus ini, kenapa telurnya cuma separo dan sayurnya tidak diberi sambal? Kemudian nasi itu dia santap juga. Ketika mau minum dia juga berkomentar kenapa bukan teh hangat yang manis yang diberikan kepadanya. read more

Indahnya Hidung Pesekku

Suatu ketika Toni mendapatkan tugas dari kantornya untuk dinas ke luar Jawa selama hampir dua bulan meninjau proyek baru perusahaannya di Kalimantan. Dia bilang pada keluarganya, tidak akan pulang di tengah tugasnya.

Rupanya kesempatan ini dipergunakan oleh istri  Toni dengan sebaik-baiknya, dia ingin memberikan kejutan kepada suaminya ketika pulang dinas nanti yaitu dia ingin permak hidung, biar jadi mancung.

Singkat cerita, berdasarkan referensi temannya pergilah dia ke suatu salon yang bisa membuat hidung mancung dengan cara diurut dan disuntik silicon. Dua hari kemudian sudah kelihatan hasilnya. Di depan cermin, tak bosan-bosannya dipandangi hidung barunya. Dia pamerkan kepada para tetangga dan kerabatnya. read more

Laa Tahzan for Caleg

Pertarungan yang sebenarnya untuk mendapatkan kursi di dewan yang  terhormat akan segera telah digelar di 9 April 2009. Itu terjadi kalau semua Caleg bertindak jujur, tidak ada politik uang untuk membeli suara rakyat pemilih. Vox populi, vox dei.

Entah bercanda atau memang benar-benar telah direncanakan, beberapa rumah sakit jiwa seantero Nusantara telah mempersiapkan diri untuk menampung para Caleg yang stress, setengah gila atau gila beneran akibat kalah bertanding dalam Pemilu nanti. Bagi kota atau wilayah yang tidak mempunyai rumah sakit jiwa, Satpol PP-nya telah dilatih untuk melakukan tindakan persuasif terhadap Caleg gila yang berkeliaran di sepanjang jalan dan tidur-tiduran di emper pertokoan. read more