Kebiri

Di masa kecil dulu, di rumah mBah Kung memelihara seekor anjing berkelamin jantan. Ia suka dipanggil dengan Bleki karena berwarna hitam. Bleki sering bermain bersama Bruno, anjing milik tetangga. Seingatku, mBah Kung memelihara Bleki sejak kecil sehingga Bleki ini sangat akrab dengan penghungi rumah, bahkan terhadapku yang sesekali datang ke rumah mBah Kung sangat dikenali olehnya. Pada suatu hari, Bleki dan Bruno berkelahi hebat. Kata mBah Kung mereka memperebutkan perhatian Temi, seekor anjing betina milik tetangga yang rumahnya di belakang mBah Kung. Bulu-bulu Temi yang lembut dengan langkah gemulai rupanya membuat libido Bleki dan Bruno bertegangan tinggi.

Sweet July

Mas Kandam senyam-senyum sendiri selepas membuka amplop coklat begitu keluar dari ruangan Pak Bosnya. Itu bukan sembarang amplop. Meskipun amplopnya sudah lusuh (karena dipakai berbulan-bulan), di dalamnya terdapat lipatan kertas putih yang masih baru. Ya, kertas putih itu merupakan slip gaji karyawan. Ia pantas bergembira-ria, karena di dalam slip gaji tersebut tercetak sebuah angka yang lumayan fantastis, kira-kira jumlahnya lima kali lipat dari gaji yang biasa ia terima. Perusahaan tempatnya bekerja, di awal Juli kemarin memberikan rapelan kenaikan gaji yang diperhitungkan sejak Januari ditambah bonus tiga kali gaji. Walah…. mak nyus tenan. Alhamdulillah. *** Sudah menjadi kebiasaan di perusahaan tempatnya bekerja, gaji Mas Kandam akan naik setiap tahunnya. Meskipun kenaikan gaji tidak secara otomatis per awal tahun, namun pasti akan dibayarkan pada bulan berikutnya. Namun, ia tak menyangka baru bulan Juli ini rapelan gaji ia terima, biasanya sih, paling lambat pada bulan Maret ia sudah mengetahui berapa jumlah kenaikannya.

Intafa’a

Jumat berkah. Seorang kawan Mas Suryat yang bekerja di perusahaan otomotif berkirim SMS, akan bertamu sebelum jumatan: “Mau mbayar utang, Mas!” Beberapa bulan yang lalu, ia pinjam uang kepada Mas Suryat lima juta untuk membayar UKT anaknya yang masuk seleksi PTN. Kebetulan waktu itu Mas Suryat memang sedang pegang uang cash, setelah mendapat arisan mingguan yang Mas Suryat ikuti dengan cara potong uang makan. Belum juga uang tersebut ia manfaatkan, datang kawan Mas Suryat itu menyampaikan hajatnya kalau lagi butuh uang untuk urusan sekolah anaknya. “Alhamdulillah Mas, perusahaan saya ngasih bonus. Meskipun tidak sebesar tahun kemarin, maklum penjualan mobil lagi turun,” ujarnya.