Rayuan Sarpakenaka

Prolog.
Pada suatu malam, ketika Rama, Sinta dan Laksmana akan beristirahat, pondok tempat mereka menginap disatroni oleh raksasa yang bernama Wirada. Ya, padepokan itu memang terletak di tengah hutan tempat di mana bersemayamnya para raksasa dan raseksi. Wirada dengan mudah ditaklukkan oleh Rama dan Laksmana. Wirada takluk, muncul raksesi yang menjelma menjadi perempuan cantik 1.

~oOo~

Raksasa perempuan itu bernama Sarpakenaka, yang tidak lain adalah adik kandung Dasamuka a.k.a Rahwana Raja Alengka. Sebenarnya, sepanjang perjalanan Rama, Sinta dan Laksmana di hutan telah diikuti oleh Sarpakenaka. Sebagai raseksi yang berstatus jomblowati2, Sarpakenaka sangat tertarik kepada ketampanan Rama.

Selain sebagai adik kandung Rahwana, siapa sih raseksi ini? Ia mempunyai kesaktian yang sangat tinggi, bisa diandalkan oleh Raja Alengka dalam setiap peperangan. Kukunya sebagai senjata andalannya karena mengandung bisa yang sangat mematikan musuhnya.

Syahdan, ketika Rama, Sinta dan Laksmana menginap di Padepokan Maharesi Atri, mereka didatangi oleh raksasa yang bernama Wirada yang bermaksud membunuh mereka.

Wirada mengendap-endap di sekitar tempat Rama cs menginap tanpa menimbulkan keributan. Kerisnya tergenggam erat di tangan kanannya. Tanpa ia sadari, Sarpakenaka mengikuti langkah-langkah Wirada dan dalam kecepatan tinggi, ia menggoreskan sedikit luka di tengkuk Wirada dengan ujung kukunya. Ketika pintu kamar Rama terbuka, Wirada bersiap memasukinya, tetapi tiba-tiba ia mendapatkan serangan dari seseorang dari sampingnya. Belum sadar siapa yang menyerangnya, Wirada terpental ke pojok kamar, terduduk tak berdaya. Ketika ia menatap siapa yang menyerang, baru ia menyadari kalau itu Rama, orang yang akan dibunuhnya.

Rama mengampuni Wirada dan membiarkan Wirada pergi dari padepokan. Sarpakenaka yang telah mengubah diri menjadi perempuan cantik keluar dari persembunyiannya dan mendekati Rama.

“Wahai manusia tampan, kenalkan namaku Sarini. Tahukah kamu, kalau aku tadi yang melemahkan kekuatan raksasa Wirada yang bermaksud membunuhmu?” Sarini berpenampilan sangat kenes, gaya bicaranya dibuat seramah mungkin.

“O, terima kasih.”

“Hanya bilang terima kasih saja?”

“Apa maksudmu, puteri?”

“Karena aku telah menolongmu, aku ingin mendapatkan balas budimu!”

“Balas budi macam apa yang kamu inginkan?”

“Manusia tampan, dengarkan omonganku. Jadikan aku istrimu!”

Sarpakenaka mendekati Rama, lalu mencoba meraih tangannya. Rama menghindar.

“Wahai puteri, tahukah kamu kalau aku sudah punya istri. Ini… perkenalkan, namanya Sinta.”

Rama meraih tangan Sinta lalu mereka saling merapat. Kemesraan Rama dan Sinta membuat hati Sarpakenaka terbakar cemburu.

“Lihatlah wajahku, tak kalah cantik dengan istrimu bukan? Aku mau kok menjadi istri keduamu.”

“Dengarkan aku Sarini. Aku telah berjanji untuk laku eka patniwrata3. Kalau kamu ingin mempunyai suami, pilihlah adikku Laksmana. Ia masih jomblo, sama sepertimu. Apalagi ia lebih tampan daripada diriku!”

Tanpa membuang waktu, Sarpakenaka menuju kamar Laksmana. Ia melihat Laksmana sedang bersemedi. Sarpakenaka pun mendekati pemuda yang sedang memejamkan mata itu, lalu mengelus pundaknya dan membisikkan kata-kata rayuan di telinga Laksmana.

Pemuda itu pun merasa terusik, lalu membuka matanya. Sarpakenaka yang masih berujud Sarini itu girang bukan main. Ia merasa telah berhasil merayu Laksmana.

Sarpakenaka keliru.

Laksmana marah. Ia mencabut kerisnya. Matanya nanar menatap ke arah Sarini dan berkata, “Kamu adalah raseksi yang pura-pura menjadi seorang perempuan. Enyahlah kamu dari hadapanku!”

Ujung keris Laksmana mengenai hidung Sarini yang cantik dan memotongnya. Jadilah Sarpakenaka grumpung, tanpa hidung. Wajah Sarini pun berubah menjadi wajah asli Sarpakenaka yang buruk rupa. Wajah itu semakin buruk dengan kondisi yang grumpung seperti itu. Sarpakenaka terkejut. Ia berlari meninggalkan Laksmana.

“Tunggu pembalasanku!” Teriak Sarpakenaka sambil memegangi luka di wajahnya.

~oOo~

Ancaman Sarpakenaka menjadi kenyataan. Ia memprovokasi kakaknya supaya menculik Sinta, istri yang sangat dikasihi Rama.

Catatan kaki:
1. Prolog ini dicuplik dari Ada jejak Sinta di KM 54+400
2. Dalam lakon pewayangan, Sarpakenaka mempunyai 3 suami yakni Kalanopati, Dusakarana, dan Kaladusana, dan 2 selingkuhan yakni Anggisrana dan Kalamarica. Sarpakenaka adalah raseksi yang mempunyai libido sangat tinggi. Bisa jadi, ketertarikannya kepada Rama didasari oleh hasratnya yang tinggi itu.
3. Menikah hanya sekali