Ketawang Ibu Pertiwi

Dalam suasana hening malam ini, sayup-sayup saya putar gendhing Ki Nartosabdo. Sampailah pada track gendhing Ketawang Ibu Pertiwi. Sungguh syahdu dan khidmat terdengar di telinga dan terserap di hati. Ibu Pertiwi berarti bumi kelahiran, tanah tumpah darah dan rasa kebangsaan.

ibu pertiwi/ paring boga lan sandhang kang murakabi/ paring rejeki manungsa kang bekti/ ibu pertiwi, ibu pertiwi/ sih sutresna mring sesami/ ibu pertiwi kang adil luhuring budi/ ayo sungkem mring ibu pertiwi

Terjemahan bebasnya :
Ibu Pertiwi memberi kecukupan sandang pangan, memberikan rejeki pada insan berbakti (kepada) ibu pertiwi. Kasih sayang kepada sesama, ibu pertiwi yang adil luhur budi(nya), mari berbakti kepada ibu pertiwi.

Lagu/gendhing Ibu Pertiwi ini sering diperdengarkan untuk menyambut tamu atau upacara-upacara penting sebagai lagu kehormatan karena sifatnya yang khidmat, tenang dan berwibawa.

Di era reformasi seperti sekarang ini, jarang sekali bahkan tidak pernah lagi diperdengarkan lagu-lagu yang menggugah rasa nasionalisme. Apa memang sudah tidak zamannya lagi memutar lagu-lagu nasional semacam Bendera Merah Putih, Bangun Pemudi Pemuda atau Rayuan Pulau Kelapa?