Gerakan 30 Hari Menulis

Menulis saban hari sebenarnya sudah saya lakukan sejak dulu. Entah tulisan pendek atawa panjang. Bisa berbentuk sajak, esai, atawa surat/korespondensi resmi. Toh, semuanya berbentuk tulisan. Apakah dengan demikian saya mempunyai buku harian/diary? Pernah punya. Sejak mengenal komputer, menulis dengan tangan semakin jarang saya lakukan. Rasanya, tulisan tangan saya yang sudah jelek semakin jelek saja. Menggunakan bolpen ketika tanda tangan saja.

Adanya media blog yang saya kenal sekitar tiga tahunan lalu seperti memberi wadah untuk tulisan-tulisan saya. Apa yang saya tuliskan pun seadanya ide yang keluar dari kepala. Tetapi jika tulisan itu menyangkut dengan sebuah informasi yang bisa dibagi untuk pembaca saya, sebisa mungkin saya mencari beberapa referensi yang mendukungnya.

Kenapa saya tertarik ikut menyemarakkan Gerakan 30 Hari Menulis (G30HM) bulan Desember? Ini ide yang unik. Siapa sih penggagas G30HM? Entahlah, wong saya baru tahu barusan, je. Saya mendapatkan info ini saat melakukan browsing dan nyantol di situs ini.

Saya bilang unik karena saban minggunya berganti tema: (1) fairy tale, (2) wise words, (3) good things, dan (4) if you only have 9 days to live, what will you do each day. Untuk tema 1, 2 dan 3 sih sudah sering saya tulis di blog ini. Tema nomor 4, menurut saya yang paling menarik.

Tulisan-tulisan G30HM yang akan saya buat, bisa Anda temukan di sini.

Selamat membaca.

(Visited 1 times, 1 visits today)