Doa Pembebasan Hutang

Di dalam hadits ada doa untuk membebaskan diri dari hutang. Doa ini biasa dibaca pada pagi dan petang sebanyak tiga kali.

Kisahnya :

Ketika Rasulullah SAW masuk masjid di luar waktu-waktu shalat fardhu, beliau dihampiri seorang sahabat Anshar bernama Abu Umamah.

Sahabat ini mengeluh kepada Nabi SAW: “Kesusahan dan hutang-hutangku membelit diriku, wahai Rasulullah”.

Rasulullah SAW bersabda: “Maukah aku ajarkan sebuah doa kepadamu, yang apabila engkau mengucapkannya, Allah menyingkirkan kesusahanmu dan membayar hutang-hutangmu.”

Abu Umamah menjawab: “Ya, wahai Rasulullah”

Kalimat-kalimat doanya seperti ini:

“Allahumma inni a’udzu bika min al-hamm wa al-hazan wa a’udzu bika min al-‘ajz wa al-kasal wa a’udzu bika min al-jubn wa al-bukhl wa a’udzu bika min ghalabat al-dayn wa qahr al-rijal”

“Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari kesusahan dan kesedihan, aku berlindung kepada Engkau dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada Engkau dari kepengecutan dan kekikiran, dan aku berlindung kepada Engkau dari himpitan hutang dan paksaan orang.”

Daya dan kekuatan itu hanyalah milik Allah semata. Dengan doa “pembebasan hutang” di atas, diharapkan terbentuk ketenangan batin. Segala macam kesedihan dan kekalutan pikiran lenyap sehingga orang yang mengamalkan doa itu menjadi tenang hidupnya.┬áDia bisa bekerja dengan tenang pula. Jalan hidup terasa lapang. Pintu rizki terbuka lebar. Akhirnya,┬ádia mampu membayar hutang-hutangnya.

Begitulah prosesnya!