Gajah Mada: segala sesuatu itu indah pada waktu-Nya

Judul buku: Erstwhile Persekutuan Sang Waktu • Penulis: Joseph Rio Jovian Haminoto • Penerbit: Gramata Publishing, 2015 • Tebal: 460 halaman

Rasa bahasa novel Erstwhile ini berasa makan Selat Solo, sebuah makanan khas Kota Solo yang konon tercipta karena olah rasa perpaduan antara lidah orang Belanda dan Keraton Surakarta Hadiningrat. Demikian dengan novel ini, ada citarasa bule di sana.

Syahdan, Picaro Donevante seorang warga kota Paris terinspirasi perjalanan Marcopolo ke Negeri Timur. Ia pun melakukan perjalanan bersama para sahabat yang ditemuinya di sepanjang perjalanannya. Tak diduga, Picaro berkelana hingga masuk ke wilayah Kerajaan Sriwijaya dan melanjutkan perjalanan hingga ke Majapahit! lanjutkan baca

Mereka mengulas buku saya #1

Judul buku: Kita Sangat Akrab Dengan Tuhan • Penulis: Guskar Suryatmojo • Penerbit: Smart Writing Revolution (Yogyakarta, Maret 2014) • Tebal: 110 halaman • Harga: Rp 29.000 (belum termasuk ongkos kirim) • Pesan: via email ke kyaine2010@gmail.com atau SMS 081288630551

***

[1]

TUHAN ITU SANGAT DEKAT

Oleh: Mugniar Marakarma

KITA SANGAT AKRAB DENGAN TUHAN, judul buku ini, menggambarkan isinya yang membeberkan bahwa Tuhan itu dekat. Ia terjangkau dan menjangkau. Maka jangan menjauh.

Dalam do’a-do’a kita, kita memanggil Tuhan dengan sebutan “Engkau” atawa “Mu” di belakang kalimat. Beranikah kita memanggil pak Bupati atawa pak RT, misalnya dengan sebutan engkau (Kita Sangat Akrab dengan Tuhan, halaman 29). lanjutkan baca

Ketemu Bung Karno di JCC

Tadi siang saya mengunjungi IIICE 2014 (Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition) yang bertempat di Jakarta Convention Center. Sebagai praktisi yang bergerak di bidang kawasan industri, bagi saya IIICE 2014 menjadi hal yang sangat penting untuk diikuti. Saya tak hendak menceritakan IIICE 2014 tersebut, Anda bisa membacanya di beberapa media online untuk mengetahui lebih detil tentangnya.

Pada saat saya mengitari lokasi pameran, mata saya menumbuk pada sebuah booth yang didominasi warna merah dengan tulisan Soekarno cukup besar. Saya pun mendekat dan mengamati koleksi yang dipamerkan: buku-buku tentang Bung Karno. Beberapa di antaranya sudah tersimpan di perpustakaan rumah saya. Aha! Saya menemukan sebuah buku yang selama puluhan tahun saya cari-cari: Bung Karno, Bapakku-Kawanku-Guruku (BKBKG) karya Guntur Soekarno. lanjutkan baca