Saya masih mendengarkan RRI

Tahun 1980, di ruang sekolah SDN 1 Karanganyar paling ujung. Pak Suparmo berdiri di depan kelas 6 sedang mengajar mata pelajaran IPS. Anak-anak menyimak penuturan Pak Parmo.

“Anak-anak, siapa yang pernah ke Jenawi?” tanyanya kepada murid-murid. Jenawi adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Karanganyar yang berada di lereng Gunung Lawu.

“Saya pernah, Pak. Kebetulan Pakde saya rumahnya di sana,” jawab seorang murid laki-laki.

Pak Parmo tersenyum, lalu berujar, “Tahukah kalian, kalau di Desa Balong Jenawi sana pernah terjadi peristiwa bersejarah pada saat agresi militer Belanda tahun 1948-1949? Saat itu, Radio Republik Indonesia yang berada di Desa Balong merupakan perangkat radio yang dilarikan dari Solo adalah satu-satunya RRI di Indonesia yang masih bertahan dan beroperasi. Melalui RRI yang berada di desa Balong itu, kedaulatan negara masih diakui oleh dunia internasional.” read more

Didatangi Gendhuk Limbuk

Sejak pindah ke rumah, saya punya kesibukan baru: siram-siram dan merawat tanaman kesayangan. Luas halaman sekitar 8m2 cukup untuk mengisi waktu luang di senja hari atau di hari sabtu/minggu. Musim kemarau yang super panas membuat perawatan tanaman agak merepotkan sebab kudu pintar-pintar mengirit air untuk penyiraman. read more

Menyaksikan Bujang nikah

Ungkapan rasa bahagia dengan berselfi

Sejak Bujang mengabarkan kepada calon istrinya kalau ia jadi menikahinya, teman-teman sekantor memendam rasa penasaran, termasuk Mas Suryat. Apa betul Bujang akan menikah dalam waktu dekat?

Dari bisik-bisik tetangga, Mas Suryat mendengar kalau Bujang pulang kampung mengabarkan ke orang tuanya, sekaligus melengkapi surat-surat yang dibutuhkan untuk nikah yang dicatat negara. Setelah kedatangannya dari kampungnya, pada hari Sabtu Bujang mengajak calon istrinya berbelanja mas kawin.

Kabar pasti kapan Bujang akan melakukan ijab kabul belum terkonfirmasi oleh siapa pun. Cuma pada bertanya, apa iya Bujang akan nikah di bulan puasa ini? read more