Mulanya tiada punya

Saya sedang belajar pada seorang kolega yang dengan mudah dan ringannya melakukan sedekah. Orang Jawa bilang nyah-nyoh, mudah betul memberikan sesuatu kepada orang lain.  Suatu ketika saya bertanya kepadanya tentang ilmu bersedekah yang ia jalankan selama ini. Ia malah tertawa, ndak pake ilmu-ilmuan katanya.

“Sampeyan pernah dengar kisah tentang koin bengkok, bukan?”

Sangat mengingat-ingat. “Ya, beberapa kali saya dengar kisah tersebut dari seorang mulut motivator, pun dengan membaca kisah tersebut dengan banyak versi.”

“Di situlah letak ilmunya. Mulanya kita ndak punya apa-apa, lalu punya dan jika ndak punya lagi pun ndak apa-apa!” read more

Rejeki terakhir

Tubuh lelaki tua itu diselimuti sebatas dada. Nafasnya masih terlihat naik-turun, namun kesadarannya tak sepenuhnya normal. Orang-orang yang berkerumun di ruang sebelah memprediksi kalau umurnya tak lama lagi akan tamat.

Konon, nyawa belum mau meninggalkan raganya sebelum anak bungsunya hadir di hadapannya. Ya, mungkin anak bungsunya – yang tinggal di kota lain yang berjarak ratusan kilometer itu – masih dalam perjalanan setelah sebelumnya dihubungi untuk segera pulang. Duh, malaikat pencabut nyawa, tunggulah barang sejenak. Anakku masih di jalan. read more

Kita sangat akrab dengan Tuhan

Kita ini sesungguhnya sangat akrab dengan Tuhan, hanya saja banyak dari kita yang nggak menyadari hal tersebut bahkan cenderung menjaga jarak dengan-Nya. Tahu nggak, nekjika kita mendekati-Nya dua langkah Dia akan berlari mendekati kita. Buku Suci juga mengatakan kalau Dia mengalir di pembuluh darah kita. O, betapa dekatnya. Melekat, bahkan.

Kehadiran Tuhan adalah pahala terindah.

Mau bukti lagi betapa akrabnya kita dengan Tuhan? Dalam khazanah bahasa Indonesia, posisi Tuhan ditempatkan demikian akrab dengan keseharian kita. Lihat saja dalam paragraf pertama tulisan ini. Dari tadi saya menyebutnya dengan “Dia” dan “Nya” bukan dengan sebutan “Beliau” atawa “Paduka”  atawa sebutan yang mengambil jarak. Menyebut panggilan Tuhan dalam bahasa tulisan hanya dibedakan dengan huruf kapital. read more