Haji tower

Lik Sar, demikian ia biasa dipanggil namanya, tetangga kami yang minggu lalu pulang dari ibadah haji. Sebagai tetangga yang baik, kami menyambut kedatangan Lik Sar dan istrinya. Semoga mereka berdua mendapatkan predikat sebagai haji yang mabrur.

Kami mengenal Lik Sar sebagai lelaki yang sederhana. Seperti halnya kami, profesi Lik Sar juga sebagai buruh tani. Jika dinalar memang mustahil bagi Lik Sar bisa berangkat naik haji. Tapi kalau Gusti Allah sudah punya kehendak tak ada makhluk yang kuasa menolaknya.

“Di depan Kabah saya tidak lupa mendoakan kalian semua supaya bisa naik haji seperti saya dan istri,” ujar Lik Sar dengan wajah berbinar.

Semua yang hadir mengaminkan doa Lik Sar. read more

Bukan si Lebai malang

Hari Sabtu kemarin, Mas Suryat mendapatkan undangan perkawinan di 3 tempat, yang kalau dihitung waktunya tak mungkin bisa menghadiri semuanya. Satu undangan mesti dikalahkan.

Undangan pertama datang dari sahabat karib di Forum Jumat Petang. Temannya itu mengawinkan anak perempuannya. Tempat hajatan di sebuah hotel yang berjarak tiga puluh menit perjalanan dari rumah, jika melalui jalan tol.

Undangan kedua datang dari seorang temannya yang kawin lagi, setelah beberapa waktu lalu ditinggal mati oleh pasangannya. Lokasi hajatan tak begitu jauh dari rumah Mas Suryat.

Undangan ketiga datang dari teman kantornya, yang dua atau tiga bulan lalu bergabung di perusahaan ia bekerja. Tempat hajatan juga di sebuah hotel yang berjarak sekitar tiga jam perjalanan dari rumah, meskipun itu lewat tol. read more

Batik Madrim

Namaku Batik Madrim. Jika engkau menyangka aku seorang gadis, itu salah. Memang sih, nama yang disematkan oleh ayahku itu berkonotasi feminin. Madrim adalah nama madu Dewi Kunti. Pandu – ayah para Pandawa – itu beristri dua, Kunti dan Madrim. Dari rahim Kunti lahir Puntadewa, Werkudara dan Janaka, sedangkan Madrim melahirkan kembar Nakula-Sadewa.

Aku lelaki tulen. Usiaku dua puluh tujuh tahun, umur yang cukup matang untuk menikahi seorang perempuan yang kelak menjadi ibu bagi anak-anakku. Tahukah engkau perempuan mana yang aku taksir? read more