Petruk kelangan pêthèl

Apa jadinya jika Petruk kehilangan senjata kesayangan yang berupa pêthèl itu? Pêthèl adalah kapak kecil fungsinya mirip dengan golok. Ia selalu menyelipkan pêthèl-nya di pinggangnya. Ia paling sering menggunakan senjatanya itu untuk memotong sebatang tebu, kemudian dengan cekatan ia kupas kulitnya lalu ia kerat batang tebu sebelum dipotong dengan giginya. Petruk akan menghabiskan sebatang tebu sendirian hingga habis manis sepah dibuang.

Ia pernah kehilangan pêthèl-nya. Maka yang terjadi ia main uring-uringan menuduh Gareng atau Bagong yang menyembunyikan pêthèl-nya itu, meskipun belakangan Petruk menyadari kalau ia lupa menyimpannya di mana. read more

Ayam saya bertelur emas

Pada suatu hari ketika saya berjalan-jalan pagi, saya menemukan seekor anak ayam yang sekarat sedang terbaring di pinggiran sungai. Anak ayam tersebut saya bawa pulang untuk saya pelihara.

Karena ketelatenan saya dalam merawat ayam tersebut, maka semakin hari semakin waras saja kondisinya. Sayangnya, pertumbuhan badannya tidak seimbang dengan tumbuhnya bulu-bulu di badannya. Ia cenderung brindil, bulunya tunbuh jarang-jarang.

O iya, ayam saya itu berkelamin betina. Saya suka iba melihat kondisinya. Pernah suatu hari ia saya olesi minyak penumbuh rambut, siapanya bisa membantu mempercepat tumbuhnya bulu-bulu di badannya. Ajaib betul, tak sampai sebulan badan ayam betina saya itu telah dipenuhi oleh bulu-bulu yang sangat lebat dengan warna yang sangat elok. read more

Ketika Harga BBM Naik

[Mereka yang pro:]

Menaikkan harga BBM adalah sebuah keniscayaan, siapa pun presidennya. Biarkan saja DPR meributkan wacana interpelasi kepada Presiden Jokowi. Wahai kawan, kebijakan menaikkan harga BBM tersebut sangat tepat untuk menghentikan pemborosan anggaran dan mengungkit pembangunan. Lagi pula, subsidi yang produktif akan menyelamatkan kesejahteraan rakyat. Pemerintah akan merealokasi anggaran subsidi, sehingga bisa mempercepat pembangunan. 

Tidakkah kita malu, sebab Indonesia termasuk negara ASEAN yang menerapkan subsidi tinggi terhadap BBM. Apalagi produksi minyak Indonesia tidak lebih tinggi daripada konsumsi penduduknya. Hal ini sangat berbeda dengan Malaysia atau Brunei Darussalam, kedua negara ini potensi minyaknya lebih tinggi dibanding jumlah dan konsumsi penduduknya. 

Kalau kita bicara data dalam 10 tahun terakhir Indonesia menghamburkan subsidi BBM sekitar Rp 1.300 T atau lebih tepatnya Rp 1.297,8 T dalam kurun waktu tahun 2004-2014 (rata-rata Rp 129,7 T per tahun). Biaya sebesar ini bisa untuk membangun beberapa pelabuhan, ribuan kilometer jalan atau ribuan bangunan sekolah. read more