Mas Bowo

Di era 1984-an lalu, saya mempunyai seorang idola namanya Bowo. Dia ini adalah ikon Srimulat di era itu, yang tayang di TVRI Surabaya. Di panggung dia kerap didapuk sebagai seorang batur dan selalu dikuyo-kuyo oleh Bambang Gentolet, yang berperan jadi ndoro kakungnya. Mas Bowo (kini sudah almarhum) memiliki gaya yang khas, yakni bibirnya dibiarkan selalu ngowoh supaya terlihat tambah ndower, karena memang bibir bagian bawahnya tebal dan besar. Dari referensi yang saya baca, mas Bowo ini hidupnya sederhana, bahkan pernah menjadi sopir bemo di Surabaya. Dari hidup di embong karirnya sebagai seniman dimulai dengan membentuk grup lawak Ublik Yunior, sebelum  akhirnya bergabung dengan Srimulat di tahun 1980 sampai tahun 2006. read more

Guyonan Akhir Pekan

Guyonan (1)

Pelajaran yang bisa diambil dari kasus-kasus perselingkuhan dan perceraian para artis (juga para politisi) yang setiap hari menghiasi TV lokal.

Fakta :

  1. Seorang istri yang cantik, pintar bersolek, bisa memasak segala resep dan cekatan mengurus rumah adalah penting.
  2. Seorang istri yang periang, enerjik, dapat membuat kita tertawa dan menghibur di kala sedih dan penat, juga penting.
  3. Seorang istri yang penuh pengertian, saleh, jujur taat beribadah, setia dan dapat dipercaya (terutama untuk mengelola uang) itu sangat penting.
  4. Seorang istri yang dapat memahami dan memuaskan suami baik lahir maupun batin, tidak kalah penting.

Nasihat : Tetapi yang paling penting adalah keempat istri Anda di atas jangan sampai saling mengenal satu sama lainnya! read more

Menggugat Kebangkitan Nasional

Selembar surat yang ada di tangan saya ini, sebenarnya sudah saya terima setahun yang lalu ketika terjadi hingar-bingar Peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Rasanya, tidak salah kalau saya sharing dengan Anda mengenai isi surat yang dikirimkan oleh Raden Adipati Tirtokoesoemo, Ketua Pertama Perkumpulan Boedi Oetomo yang hari kelahiran organisasi ini ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. read more