Pi dan Richard Parker

Apakah Anda pernah membaca buku Life of Pi karya Yann Martel? Kalau pernah, saya rekomendasikan untuk menonton film dengan judul yang sama, yang mungkin masih diputar di bioskop kota Anda. Saya jamin Anda nggak bakalan kecewa. Kebanyakan film yang diangkat dari cerita di buku (best seller) nggak sedahsyat kisah di bukunya. Namun, sekali lagi saya yakinkan Anda, film Life of Pi beda!

Ang Lee, sutradara Life of Pi mampu memvisualisasikan novel hebat itu secara luar biasa.  Ia adalah sutradara film asal Taiwan yang telah dua kali memenangkan Oscar dalam kategori Sutradara Terbaik, yakni  untuk film Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000) dan Brokeback Mountain (2005). Tak mengherankan, jika Life of Pi menjadi film yang sangat spektakuler. read more

Bang Haji, sudahlah…

Semalam saya menyaksikan acara Mata Najwa yang disiarkan oleh Metro TV, dengan salah satu bintang tamu H. Rhoma Irama. Dengan mengenakan kacamata gelap, Bang Haji – demikian ia akrab dipanggil, menjawab pertanyaan-pertanyaan mBak Najwa termasuk seputar rencana Bang Haji untuk Nyapres di 2014 nanti. Saya mengucapkan terima kasih kepada mBak Najwa Shihab, atas lontaran pertanyaan-pertanyaan yang cerdas. Tentu saja, saya juga menyimak jawaban-jawaban Bang Haji. Cukup gamblang menjawab rasa penasaran saya. read more

Ketika Mas Bond menangis


Sebagai penggemar film James Bond (JB) 007, menurut saya, Skyfall adalah film Bond terbaik. Konflik batin para tokohnya lumayan nendang, hal ini berbeda jika dibandingkan dengan cerita-cerita JB sebelumnya. Saya ceritakan sedikit di bagian satu jam terakhir film Skyfall, di mana Mas Bond menangis (baca berlinang air mata).

Dengan mengendarai sedan Aston Martin DB5 (mobil jenis yang sama juga pernah dipakai oleh Sean Connery dalam produksi film JB tahun 1967, Goldfinger) bernopol BMT 216A, JB mengajak M ke Skyfall – sebuah range milik orang tua JB di mana masa kecil dihabiskan di sana sampai kedua orang tuanya meninggal. Di sana tinggal pakliknya JB, Kincade.

Hmm, adegan berikutnya mengingatkan saya pada film Home Alone dan sekuelnya. JB dan pakliknya dengan dibantu oleh M, memasang aneka jebakan untuk Raoul Silva (mantan agen M16) dan kawan-kawannya yang akan membunuh JB dan M. Di Skyfall, JB sedikit menggunakan senjata super canggih, nggak seperti biasanya yang sering memamerkan gadget supercanggih. Di rumah jebakan ia hanya mengandalkan senjata tua peninggalan ayahnya, bom-bom bikinan M yang terbuat dari pecahan lampu bohlam, dan dua tabung gas yang tersimpan di gudang tua, serta sebilah belati. read more