Calo tiket

Mulai hari ini, 15 Februari 2015 Kemenhub meniadakan penjualan tiket langsung di Bandara, salah satu alasan untuk menghilangkan calo tiket. Namun, aturan tersebut ditunda hingga tiga bulan ke depan.

Tanya mengapa?

Saya tak tahu persis alasan pengunduran tersebut. Mungkin agak rumit urusannya, sebab kebijakan tersebut akan menghilangkan satu mata rantai jenis pekerjaan yang berhubungan dengan percaloan tiket pesawat. Saya punya pengalaman menarik mengenai hal ini.

Pada suatu ketika saya akan pergi ke SOC, sudah punya tiket yang saya pesan melalui agen travel online langganan saya. Kok ndilalah, saya terlambat sampai di CGK. Tentu saja tiket saya tadi menjadi hangus. Perjalanan ke SOC berikutnya, ada di dua maskapai penerbangan. Saya datangi loketnya, dan menurut petugasnya tidak ada tiket lagi.

“Butuh tiket ke SOC, Mas?” sapa seseorang dengan ramah ketika saya beranjak dari loket. lanjutkan baca

Terbang kok jadi menakutkan

Pasca kecelakaan pesawat QZ8501, komentar-komentar yang terdengar dari mulut para pengamat dan pakar penerbangan yang mengomentari sistem manajemen penerbangan dalam negeri berasa ‘ngeri-ngeri sedap’ di telinga ini. Ada perasaan kuatir “jangan-jangan” jika suatu ketika nanti naik pesawat terbang.

Semoga ke depan ini, semua pihak yang berhubungan dengan masalah penerbangan akan bersepakat bahwa keselamatan penumpang adalah nomor satu atau prioritas.

Semalam jam 10.56 saya mendapatkan SMS dari maskapai berkode QG yang menginformasikan: dikarenakan alasan operasional, penerbangan Anda JOG-HLP tgl 14/01/2015 akan diberangkatkan pada pkl. 09:00. lanjutkan baca

Merindu Jonggrang

Selasa, 30 Desember 2014

Sepulang dari kunjungan saya ke Pantai Pok Tunggal – Tepus Wonosari saya mampir ke Candi Boko yang kebetulan ada di sisi kiri jalan jalur Piyungan-Prambanan. Sampai di Kompleks Candi Boko senja sudah mulai turun. Temaramnya makin sempurna karena mendung menggelayut di langit di atas Candi Boko.

Saya tak bisa menikmati sunset yang saya lihat dari halaman Boko Sunset Resto. Dari tempat ini saya bisa melihat panorama alam dengan latar Gunung Merapi dan Candi Prambanan yang terlihat jelas. Jika tak mendung, srengenge angslup dapat terlihat dengan sempurna dari tempat ini. lanjutkan baca