Radio Kesayangan

Di radio aku dengar…lagu kesayanganmu…” Kalimat ini cuplikan lagu Gombloh di tahun delapan puluh tigaan dulu. Ya, saya mau cerita tentang radio saya (tuh.. fotonya ada di samping). Radio memang barang elektronik ajaib, artinya meskipun telah lahir teknologi canggih yang memanjakan genderang telinga dengan lagu-lagu berformat mp3 atau mp4 radio tetap saja dicari orang. Bahkan HP keluaran terbaru, tetap saja menyertakan menu radio di dalamnya.

Saya ingat ketika kecil dulu radio satu-satunya hiburan di rumah saya. Jangankan TV, aliran listrik saja belum sampai di rumah saya. Jadi, untuk menyalakan radio menggunakan battery besar 4 biji. read more

Pentil Kecakot

Kalau dicermati betapa banyak kata yang disingkat di seputar kehidupan kita. Tujuannya apalagi kalau bukan alasan praktis dalam berkomunikasi. Bahkan tidak jarang kita akan dibuat bingung, paling tidak mengerutkan dahi ketika memahami suatu singkatan.

Bung Karno mempunyai singkatan yang begitu melegenda, seperti BERDIKARI = berdiri di atas kaki sendiri dan JAS MERAH = jangan sekali-sekali melupakan sejarah, belum lagi singkatan-singkatan dalam ranah politik, semacam NASAKOM = nasionalis, agama dan komunis, ada juga MANIPOL USDEK = Manifesto Politik UUD 1945, Sosialisme Demokrasi, Ekonomi dan Kepribadian, atau ketika Bung Karno memberikan nama Irian Jaya (sekarang  Papua), di mana IRIAN singkatan dari Ikut Republik Indonesia Anti Netherland. read more

MARS

Saya ingin mengajak Anda bernostalgia sejenak ke era Orde Baru. Kita mengenang lagu mars dan jingle-nya. Zaman Orde Baru dulu kalau pemerintah melakukan sosialiasi program pembangunan selalu disertai dengan lagu mars dan jingle.

Saya masih ingat, ketika pemerintah Soeharto mencanangkan program Keluarga Berencana. BKKBN yang saat itu di bawah pimpinan Hayono Suyono telah berhasil mensukseskan program itu. Siapa sih, orang Indonesia seangkatan saya yang tidak kenal dengan lagu Mars KB, yang tiap hari diputar seusai warta berita RRI setiap jam-nya? Ini syair lagu mars KB itu :

Keluarga Berencana sudah waktunya, janganlah diragukan lagi. Keluarga Berencana besar maknanya, untuk hari depan nan jaya. Putra-putri yang sehat, cerdas dan kuat, kan menjadi harapan bangsa. Ayah ibu bahagia, rukun raharja, rumah tangga sehat sentosa. read more