Bagasi yang hilang itu telah kembali

Kabar dari Mas Wahyu dari Jogja disampaikan melalui WA: Alhamdulillah, tasnya sudah ketemu. Dilampirkan juga foto tas coklat yang kemarin sempat hilang. Mas Suryat setengah tidak percaya, tetapi memang demikian kenyataannya, kalau tas tersebut ketemu dan akan dikirim ke Karawang.

Jika dihitung dari laporan kehilangan sampai diketemukannya kembali bagasi yang hilang tersebut sekitar dua puluh hari.

Sesungguhnya hilangnya satu bagasi telah membuat Mas Suryat berkontemplasi: adakah yang kesalahan yang telah ia perbuat. Berdasarkan ilmu titen yang ia miliki, kehilangan berarti pernah tidak atau kurang sedekah.

Ia pun membuka catatan transaksi keluar dari tabungannya. Benar saja, ia tidak menemukan item pengeluaran untuk zakat penghasilan bulan Desember 2015. Tepatnya ia lupa, sebab ia konsentrasi melunasi utang-utang dan tanggungan sebelum jadwal keberangkatan umrahnya di akhir tahun itu. 

Kemudian ia membandingkan jumlah zakat penghasilan yang seharusnya ia bayarkan dengan nilai barang yang tersimpan di tas coklat yang hilang. Ia terkejut sebab nilainya hampir sama. Tanpa menunggu jeda waktu segera ia bayarkan zakat tersebut dan selang tiga atau empat jam ia mendapatkan kabar dari Mas Wahyu kalau tas coklatnya telah ditemukan. Ajaib.

Tas coklat model tenteng tersebut masuk bagasi begitu saja tanpa pengamanan gembok. Mas Wahyu berbaik hati memberikannya gembok sebelum dikirim ke Karawang melalui jasa pengiriman. Supaya lebih aman, katanya.

***

Mas Suryat membuka tas tersebut, isinya tak kurang satu pun. Utuh. Kalau pun ada yang hilang, Mas Suryat sebetulnya sudah mengikhlaskannya. Bagaimana cerita dengan ruthob (kurma setengah matang), apakah tidak busuk?

Ternyata o ternyata, Mas Suryat baru ingat kalau sebetulnya ruthob yang dibelinya itu tertinggal di freezer hotel Mekkah. Lupa yang sangat lama.

Ceritanya, pada saat check out hotel tidak berjalan mulus tetapi sangat kesusu. Ketika sedang leyeh-leyeh habis makan siang, petugas hotel menggedor pintu-pintu kamar supaya segera dikosongkan segera sebab kamar akan segera dibersihkan, sebentar lagi penghuni baru akan masuk.

Saking terburu-buru mengeluarkan barang-barang pribadi dari kamar yang sebagian belum rapi benar keadaannya, ruthob yang tersimpan rapi di freezer terlupakan.

Jangan suka kesusu, pilih ke susu saja. 😉

(Visited 1 times, 1 visits today)