Menyisakan luka

Rest Area KM 57 menjadi tempat rendezvous kami. Hampir dua bulanan ini saya tak bertemu dengan sahabat saya, mas Suryat. Persahabatan kami jalin sejak lima belas tahun lalu.

Ia bilang kalau beberapa waktu lalu semua kontak di ponselnya raib gara-gara terserang virus yang dikirimkan melalui inbox di surelnya. Ia sendiri tak pernah mem-back up kontak tersebut dan belakangan ia mengikuti saran temannya supaya kontak di ponselnya juga disimpan di gmail.

Beberapa kali saya menghubungi ponselnya, tapi nggak diangkat. Baru setelah saya kirim pesan via WA ia membalasnya. Memang sudah menjadi kebiasaannya jika masuk nomor yang tidak dikenalnya ia tak akan mengangkat telepon yang masuk. Aku ndak apal nomermu, bro. Demikian ia membalas WA saya. lanjutkan baca

Penalang

Mengutip KBBI, menalangi/me·na·langi/ v 1 memberi pinjaman uang untuk membayar sesuatu; 2 membelikan barang dengan membayar kemudian. Sedangkan penalang/pe·na·lang/ n orang yang meminjami uang untuk membayar sesuatu; orang yang menalangi.

Tersebab saya suka tidak enak hati atau tidak tegaan, maka pada situasi tertentu saya terjepit sebagai penalang. Dan itu tidak enak, ternyata.

(1)

Pada suatu kepanitiaan, jangan pernah menunjuk saya untuk masuk ke seksi dana yang tugas utamanya mencari sumbangan atau donator. Dijamin proposal tidak akan saya edarkan secara maksimal, sebab saya akan merasa sungkan menodong seseorang untuk memberikan sumbangannya. Meskipun akan “merugikan” saya secara finansial, saya akan memilih menjadi penalang daripada mendatangi orang per orang. lanjutkan baca

80 | Sapardi

Nyuwun sewu pak, kula kesupen menawi kala wingi dinten tanggap warsa panjenengan. Maaf pak, saya lupa kalau kemarin tanggal kelahiran bapak. Selalu sunyi ya pak, tanpa ucapan selamat apalagi perayaan ulang tahun meskipun sekedar menyajikan sepotong kue tart ditancapi lilin menyala.

Saya sih selalu mendoakan bapak – dan juga ibu, tentu saja – sehabis shalat saya agar kalian selalu diberi anugerah kesehatan. Dari obrolan singkat kita di awal bulan, bapak sedang masuk angin. Dan kalau sudah dikeroki sama ibu dan minum puyer bintang tujuh nomer enam belas – obat kebanggaan keluarga kita – serta istirahat tidur beberapa jam bapak sudah segar kembali.

Kemarin ibu cerita kalau jas hujan yang biasa bapak pakai sudah sobek di sana-sini. Kalau pun dipakai ya tetap saja bikin basah kuyub. Mungkin itu yang menyebabkan bapak masuk angin.

Pak, jas hujan yang saya kirim kemarin sudah dicoba belum? Dijamin nyaman dipakai dan awet pak. Wong saya pilihkan yang kualitet terjamin mutunya, he..he..he.. lanjutkan baca