Padeblogan Kyaine

satu blog seribu hikmah

Kebo Curhat, Tapi Nggak Colongan

kerbauNamaku Kebo, tempat tinggalku di tanah Jawa termasuk genus Bubalus, species B. bubalis. Orang melayu menyebutku kerbau. Tenaga kuatku sangat dibutuhkan oleh para petani untuk membajak sawahnya. Aku tidak tahu persis, kenapa sebagian orang kalau menyebut orang yang bodoh membawa-bawa namaku, seperti bodho longa-longo kaya kebo (bodoh banget seperti kerbau). Adakah ahli zoology yang pernah melakukan penelitian tentang kebodohan kaumku?

Selain bodoh, ada juga yang mengatakan kebo itu pemalas. Bagaimana bisa? Ada yang bisa menjawab?

Tapi aku tidak habis mengerti, kalau aku bodoh dan malas kenapa di khazanah sastra Jawa khususnya, banyak menggunakan namaku? Sebut saja Kebo Ijo, prajurit Singasari yang difitnah membunuh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung dengan keris Mpu Gandring. Terus di jaman Demak Bintara tersebutlah nama Kebo Kenanga dan Kebo Kanigoro, dua orang sakti mandraguna satu di antaranya nanti menurunkan raja Pajang dan Mataram. Ada juga Mahesa (golongan kebo juga) Jenar, prajurit pilih tanding dari Demak yang memilih keluar istana mengabdikan diri di kehidupan masyarakat kebanyakan, dan masih banyak lagi tokoh yang menggunakan nama kebo/mahesa.

Di kehidupan masyarakat Toraja, aku merupakan hewan yang sangat tinggi maknanya dan dianggap suci yang melambangkan kemakmuran seseorang jika memilikinya. Aku dianggap suci karena orang Toraja dalam upacara kematian Rambu Solo meyakini kalau aku adalah pembawa roh arwah menuju nirwana. Pun di Minangkabau, aku adalah ikon legenda yang suci.

Aku tidak banyak bicara, tetapi sesungguhnya aku adalah pekerja keras. Sawah membentang hijau dan yang telah menguning itu karena jerih payah keempat kakiku yang kekar.

Dan yang paling penting, namaku bukan Si Buya.

Tagged as:

35 Comments

  1. bener tuh Keb, justru orang-orang itu yang perlu dipertanyakan kepintarannya.
    Buya, itu kan panggillan sayangnya KD, panggilan kehormatan untuk Buya Hamka.. ighhh ngga kira-kira deh.
    maap ya Bo, mereka udah nyusahin dengan ngajak-ngajakin kamu ke kota.

    Kamu makhluk ciptaan Allah yang santun dan berguna
    bahkan kamu ngga pernah punya ingin untuk menghina sesama makhlukNYA
    sudah jelas kamu jauh lebih pintar.

    maafkan saja mereka.

    guskar :
    terima kasih bundo sdh nambahi ttg Buya, suatu panggilan kehormatan.
    **entah apa yg ada di fikiran org yg menuliskan Si Buya itu.

    • minangkabau dilambangkan dengan tanduk kerbau.
      disimbolkan pada gonjong Rumah Gadang nan megah itu,
      siapa yang berani bilang itu lambang kebodohan?

      bisakah Gus cek apakah di antara orang-orang yang bawa kebo itu ada orang minangnya engga? biar bundo sembelih jewer

      **sambil ngasah pisau :twisted:

      guskar :
      tanduk kerbau itu lambang kejayaan. suatu legenda yg sangat elok dari negeri minang ketika berhadapan dng majapahit

    • Saya jadi terharu, jadi merasa sedih jg kenapa kerbau yang salah apa-apa dibawa-bawa. Benar kata Bundo, orang-orang yang melakukan itu justru harus dipertanyakan kepintarannya. Mereka itu beraninya hanya beramai-ramai, tapi tak berani jika sendiri. Ciri seorang pengecut.

  2. Istilah kebo itu bodoh setahu saya hanya di budaya Jawa.
    Kenapa anggapan bodoh itu muncul? Karena kebo itu nurutan dibandingkan hewan lainnya, selain itu gerak lambannya dianggap sebuah pencitraan terhadap sifat kebodohan itu!

    Dan kisah orang-orang yang memakai nama Kebo memang cenderung bernasib buruk atau sekedar menjadi bawahan yang nurut saja diperintah. Meskipun perintahnya berakibat merugikan dirinya, contohnya Guskar sudah tahu sendiri, seperti Kebo Ijo.

    Meskipun begitu penghargaan terhadap kebo juga tinggi, (hal inilah yang sering membuat orang sulit memahami kebudayaan Jawa, absurd bin nyeleneh istilahnya). Ini dapat dicontohkan oleh Kraton Solo, tiap 1 Suro mengirab Kebo Bule yang bernama Kyai Slamet. Pada saat itu orang-orang berebutan air mandi, bahkan kotorannya!

    Salam Brrrrr kebo2an!
    (asal jangan kumpul kebo)
    Celetukan Segar punya artikel menarik dengan judul ..Cara Mudah-dah-dah Pasang Favicon Di Blogspot

    guskar :
    di susastra Jawa, ada beberapa peribahasa menggunakan kata kebo, seperti :
    Kebo bule mati setra (kerbau bule mati di kubangan) = orang pintar yang sampai meninggalnya tidak pernah tergunakan.
    Kebo ilang tombok kandhang (kerbau hilang tambah kandang) = sudah kehilangan masih harus mengeluarkan biaya lagi; kemalangan datang bertubi-tubi
    Kebo kabotan sungu (kerbau keberatan tanduk) = susah hidupnya karena kebanyakan anak
    Kebo lumumpat ing palang (kerbau melompat dari palang) = mengadili suatu perkara tanpa hukum; tidak mematuhi aturan yang semestinya
    Kebo nusu gudel (kerbau menyusu ke anaknya) = orang tua yang belajar kepada anaknya yang lebih banyak pengalamannya
    Kebo mulih menyang kandhange (kerbau kembali ke kandangnya) = kembali ke asalnya

  3. kayaknya yang menilai kamu salah keb, buktinya disawah bukan pak tani yang bajak tapi kebo yang bajak :D

    guskar :
    kebo yg bijak, karena rajin bajak sawah pak tani
    :)

  4. boleh2 aja kebo ikut demo

    guskar :
    binatang yg pernah dilibatkan dalam demo : bebek, tikus, ayam, kambing, ular..
    :P

  5. jadi pingin nyanyi lagu “Cikal”nya iwan fals… kerbauku kerbau petani, ularku ular sanca…

    guskar :
    “kerbau di kepalamu ada yang suci, kerbau di kepalaku rajin bekerja, kerbau di sini teman petani..”

  6. kesian si kebo
    julie punya artikel menarik dengan judul ..aku cinta padamu, dan kau pun tau

  7. Duh Bo , kenapa jadi kamu yg malah ngetop. padahal kamu gak ingin ngetop kan Bo?
    kamu hanya ingin tetap di sawah dihabitatmu, dimana kamu bisa mengabdi pada petani ketimbang dikota,krn kota sudah gak ada sawah, ada sawah yg bertingkat2 yg namanya apartemen Bo.
    Bo, biarlah kamu dihina seolah kamu bodoh, padahal tanpa kamu, apa iya ada nasi hangat di atas meja, hasil kamu bajakin sawah ?
    sabar ya Bo.
    aku ngerti curhatan kamu.
    salam.
    bundadontworry punya artikel menarik dengan judul ..Kulitnya ikut dimakan.

  8. kerbau tidak bodoh,dialah yang membantu pera petani
    hendro punya artikel menarik dengan judul ..Apakah anda percaya dengan keberadaan hantu/setan?

  9. ha..ha…, namaku tetap si Kebo ya rela di seret-seret sampai kota yang panas membakar kulitku hingga bertambah hitam. kenapa aku di bawa ke kota ya…., apa gara2 sawah sekarang sudah di ganti dengan traktor yang mengolah tanah…..malang nasibku. di sawah, wilayah kerjaku di sabotase sama traktor, di kota aku di suruh pergi takut ee di aspal dan mengotori jalanan. malang nasibku….

  10. begitu melihat kerbau ini dengan tulisan Si Buya.. Ya Allah.. kaget bukan main, karena kata ‘Buya’ bagi saya identik dengan Buya Hamka.. yang Tafsir al-Azharnya menjadi teman setia ayah saya.. dan aki saya dulu sering dianggap sebagai orang yang pengetahuan agamanya setara dengan Buya Hamka, bahkan ada yang memanggil beliau dengan Buya Wirianata…

    entah apa yang ada dipikiran mereka yg membawa kebo ini sebagai lambang kelambanan… satu kesimpulan saya… mereka sungguh tak berilmu… !! ( maaf kalo kata-kata saya kasar.. )..

    Tak ada satupun bagian dari tubuh kerbau yang tidak bermanfaat… dan semua orang tahu bagaimana tenaga kerbau ini dibutuuhkan petani… (sepertinya kerbau lebih berguna dari orang-orang itu .. :) )

  11. tidak hanya di minang tanduk kerbau jadi simbol kejayaan, tapi juga di tana toraja. semakin banyak tanduk kerbau yang terpasang di depan rumah, semakin terhormat orang itu. karena kerbau adalah lambang kehormatan, mengapa pulak ada yang marah disamakan dengan kerbau? ;)

    • oya… saya juga sangat tidak bisa terima kerbau itu dituliskan SI BUYA. itu adalah penghinaan yang berbau SARA. kata itu, sudah menasional dan identik dengan kehormatan orang yang menyandangnya. sepatutnya para pendemo itu menggunakan nalar sehatnya ketika mengekspresikan maunya (emang maunya siapa sih?).

      • eh satu lagi… duh kok gak tuntas-tuntas sih? hehehe… sorry ya Gus… :D

        kerbau itu sebetulnya bisa juga menyimbolkan para pendemo itu sendiri.
        ingat pepatah: “bagaikan kerbau yang dicucuk hidungnya”?
        yang bermakna bahwa jika seekor kerbau telah dicucuk hidungnya, maka ia akan ikut saja apa mau majikannya.
        sepertinya para pendemo itu sama dengan kerbau yang dicucuk hidungnya; mau saja melakukan demonstrasi yang dia sendiri tidak tahu untuk apa dan tentang apa… ck, ck, ck… kasian amat (lho, kok kayak suara cicak?) ;)

  12. Dikalimantan, dukunya kerbau juga merupakan hewan yang istimewa. Karena acara Tiwah biasanya selalu disertai dengan memotong kerbau. Padahal mendapatkan kerbau pada saat itu sungguh sulit dan sekarangpun saya jarang melihat kerbau dikalimantan.

  13. bukankah di kraton Solo kyai slamet itu kerbau?
    maaf mas, jika Mas Agus menuliskan nama genus dan spesies (karena menyebutkan) sebaiknya diawali dengan huruf besar (Bubalus)

    guskar :
    terima kasih pak guru, bubalus-nya sdh direvisi :)
    benar, kyai slamet itu nama kerbau. kemarin dibahas di sini

  14. Bingung juga dengan gambar di atas…
    Yang bodoh yang narik apa yang ditarik.

    Yang saya tau, Soto Kebo adalah soto paling enak…
    Kalau nggak salah dulu ada Group Penyanyi “Duo Kebo” ya Gus…

    [Lagi nunggu kalau2 ada Group penyanyi yg pakai nama Trio Kebo untuk nyaingi Trio Macan]

  15. walopun begitu kok gak ada ya orang jawa sekarang namain anaknya “kebo” …paling2 cuman julukan :mrgreen:
    m4stono punya artikel menarik dengan judul ..Paypal Verified with Bank Account

  16. Melihat fakta-fakta diatas, jadi sebenarnya siapa yang jadi Kebo?

  17. Wah aku ketinggalan kereta, ternyata ada berita kebo heboh ya….
    Soalnya memang nggak punya tipi, jarang baca koran dan hanya baca blog-blog orang.
    Tapi seandainya itu terjadi, suatu fenomena yang menarik. Yang bawa kebo mengira itu sebuah penghinaan, dan yang diibaratkan langsung sensi. Jadilah…

  18. jadi masih banyak cara pandang yang berbeda dan mengesankan minus sehingga mengaduh .. berbeda jika memandangnya positif, kebo bisa jadi agung dimaknainya. Lebih dekat lagi saya menemukan rokok merk Tjap Kerbau. Pun dengan nama yang menggunakan kata kebo. Pertanda menurut sang empunya pabrik kerbau cukup ampuh dimata rakyat :)
    Yang penting jangan kumpul kebo he he.
    Trims Gus artikelnya sangat menarik :)
    arkasala punya artikel menarik dengan judul ..Blog ini Masih Sakit

  19. Ckckckck…
    Saya jadi penonton saja…
    Sambil ndengerin curhatan nggak colongannya si kebo…
    Kakaakin punya artikel menarik dengan judul ..Menggores Dinding

  20. Di Jogja, kebo saja dinamai Kyai. Hebat kan…..

  21. Suka di bilang dasar otak kebo…. Tapi tahu kah kita, kerbau itu pekerja keras??? Jadi mending cari pekerja keras dari pada otak pinter tapi dibawa tidur .. hehheh :D kerbau masuk kota.. kali aja udah mulai meluas sawah kita di kota :D
    jumialely punya artikel menarik dengan judul ..Cinta Di Ujung Tangga

  22. waktu liat berita tentang demo + kerbau ini di tipi, saya langsung tertawa
    memang tidak cerdas… *yang demo itu maksudnya*
    apalagi dengan penulisan nama si Buya itu :(

    kalau soal kerbau dan budayanya sendiri, saya memang tak banyak tau Gus…

  23. - Jangan lupa ada Kebo Anabrang, Mahesa Suro juga mas.

    -Kebo sudah lama menghilang dari kampung saya karena :

    1.Membajak sawah sudah menggunakan traktor.
    2.Yang punya hajat sudah beli daging kiloan karena harga kebo mahal dan tak ada lagi yang memelihara kebo, kalau sapi masihkelihatan.
    3.Saya sudah tidak pernah makan dengan lauk ” Iwak Kebo”. Daging sapi atau daging ayam menjadi primadona di pasar.

    Kebo Bule masih ingat kan mas ??
    Salam hangat dari Surabaya

  24. Yang jelas kerbau juga disegani karena kekuatannya.
    tukangpoto punya artikel menarik dengan judul ..Dear Dinda…

  25. Ya, bersabarlah bo, karena memang orang tak pernah mengerti dunia mu, mereka hanya bisa memanfaat kan kamu saja…
    Program kasir punya artikel menarik dengan judul ..Program Kasir

  26. padahal saya menyebut diri sendiri sebagai “kebo” di halaman about di blog saya
    tapi kok ndak malu ya sayanyah…apalagi tersungging :mrgreen:
    tyas punya artikel menarik dengan judul ..Posterous Importer

  27. Yang pasti kebo akan berkah hidupnya karena banyak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, dan kebo membantu dengan cuma-cuma tanpa ada bayaran….Seharusnya manusia berterima kasih kepada kebo…Makasih ya Bo :)
    Ritasusanti punya artikel menarik dengan judul ..Aku Kembaliii…!

Leave a Response

Panjenengan ingin memperlihatkan postingan terbaru?