Primbon Watak Manusia
Dalam satu komentarnya di artikel Password, Vyan RH menulis :
Wetonku di Ki Demang ketemu pada Jum’at Kliwon..
saya menjawab :
jumat kliwon hitungan neptunya = 8+6=14
wataknya : Lakune Rembulan, pandai dalam segala pekerjaan, belajar apa saja cepat bisa, berpandangan luas, hidupnya cepat makmur tetapi tidak langgeng, orang lain mudah mengikuti kehendaknya
Ketika menjawab sebuah komentar yang masuk, saya sering mencari referensi untuk menjawabnya. Tujuan saya selain menjawab pertanyaan atau menanggapi pernyataan di dalam komentar, juga untuk memberikan informasi tambahan dari artikel yang saya tulis. Contoh ketika menanggapi komentar Vyan RH dan Ceuceusovi di artikel yang sama.
Primbon menjadi salah satu kekayaan budaya Jawa. Dalam primbon ada hitungan neptu hari dan pasaran untuk mengetahui watak manusia berdasarkan hari lahir. Anggap saja artikel ini sebagai pengetahuan baru bagi yang belum tahu.
Orang Jawa mempunyai Panata Wara yaitu ilmu perhitungan mengenai baik buruknya hari, pasaran, bulan dan sebagainya. Dalam mitologi Jawa diceritakan bahwa Batara Surya atau Dewa Matahari turun ke bumi menjelma menjadi Brahmana Radhi yang tinggal di Gunung Tasik. Dia menggubah hitungan yang disebut Pancawara atau lima bilangan yang kemudian disebut Pasaran, yaitu Legi (Pethak), Paing (Abrit), Pon (Jene), Wage (Cemeng) dan Kliwon (Mancawarna). Kemudian Brahmana Radhi diboyong oleh Prabu Silacala di Gilingwesi. Di tempat ini Brahmana Radhi mengajari orang Gilingwesi membuat sesaji untuk dewa-dewa selama 7 hari berturut-turut yaitu (1) sesaji Emas, yang dipuja matahari, hari itu diberi nama Radite (Ahad), (2) sesaji Perak, yang dipuja bulan, hari itu diberi nama Soma (Senin), (3) sesaji Gangsa, yang dipuja api, hari itu diberi nama Anggara (Selasa), (4) sesaji Besi, yang dipuja bumi, hari utu diberi nama Budha (Rabu), (5) sesaji Perunggu, yang dipuja petir, hari itu diberi nama Respati (Kamis), (6) sesaji Tembaga, yang dipuja air, hari itu diberi nama Sukra (Jumat) dan (7) sesasi Timah, yang dipuja angina, hari itu diberi nama Saniscara disebut juga Tumpak (Sabtu).
Akhirnya, Prabu Silacala pun memerintahkan kepada semua orang Jawa untuk membiasakan hari tujuh tersebut dirangkapkan dengan hitungan hari yang lima. Setelah semua orang Jawa menggunakan hari dan pasaran tersebut, Brahmana Radhi berubah lagi menjadi Batara Surya dan kembali ke kahyangan.
Para pujangga Jawa memberikan neptu/nilai pada masing-masing hari dan pasaran tersebut yaitu Ahad = 5, Senin = 4, Selasa = 3, Rabu = 7, Kamis = 8, Jumat = 6, Sabtu = 9, Legi = 5, Paing = 9, Pon = 7, Wage = 4, dan Kliwon = 8.
Salah satu jenis perhitungan neptu yang sering digunakan untuk mengetahui watak seseorang adalah Paarasan yaitu dengan cara menjumlahkan neptu hari dan pasaran hari kelahiran orang tersebut kemudian dikurangi 10, dan sisanya menunjukkan watak orang tersebut.
Adapun urut-urutan dan wataknya sebagai berikut :
Sisa 1 : Aras Tuding Lakune Setan, wataknya pemberani, tidak takut berjalan di tengah kegelapan malam dan tenaganya sering dibutuhkan orang lain, kalau mempunyai barang dan pakaian sering dijual dan suka mengambil milik orang lain.
Sisa 2 : Aras Kembang Lakune Jejodhohan, wataknya banyak mempunyai anak tetapi anak tersebut tidak berumur panjang, mudah mendapatkan kasih sayang dari orang lain, cepat berpikir dan rajin bekerja, orang lain mudah mengikuti kehendaknya.
Sisa 3 : Lakune Lintang, wataknya pendiam, rendah hati, sabar dan betah melek, berbakat dagang dengan menjual bahasanya, kalau mempunyai kemauan tidak dapat dihalang-halangi, sering perpindah rumah.
Sisa 4 : Lakune Rembulan, wataknya pandai dalam segala pekerjaan, belajar apa saja cepat bisa, berpandangan luas, hidupnya cepat makmur tetapi tidak langgeng, orang lain mudah mengikuti kehendaknya.
Sisa 5 : Lakune Srengenge, wataknya manis bicaranya, penuh pengertian, sering mendapatkan pujian dan selalu berpikir untuk menciptakan sesuatu, tetapi kalau bertengkar selalu kalah dan kalau makan banyak porsinya.
Sisa 6 : Lakune Banyu, wataknya teguh budinya, rajin, berwajah ramah, berbakat jadi pemimpin, kalau makan banyak porsinya, kalau berumah tangga selalu bertengkar, jika belum jodohnya dan suka selingkuh.
Sisa 7 : Lakune Bumi, wataknya pendiam, mudah marah, tidak mempunyai teman dan tumpul otaknya, tidak setia tetapi berbelaskasihan kepada sesama.
Sisa 8 : Lakune Geni, wataknya mudah naik darah, dengki, tidak takut terhadap bahaya, banyak yang direncanakan tetapi tidak pernah terealisasi, jika dia perempuan selalu membuat keributan.
Sisa 9 : Aras Peksi Lakune Angin, wataknya pendiam seperti pertapa, senang disanjung, kalau mempunyai doa jarang terkabul karena tidak teguh budinya, ketika berumah tangga sering pindah rumah, kadang-kadang dapat menyenangkan hati orang lain.
Sisa 0 : Aras Pepet Lakune Pandhita Sakti, wataknya pendiam, tajam pikirannya, kalau belajar apa saja cepat bisa, namanya terkenal karena karya tulisnya, ada bakat jadi paranormal tetapi cara bicaranya sering dibuat-buat, cita-citanya jarang kesampaian.
Contoh : Paijo lahir Sabtu Pon, neptunya 9 + 7 = 16 dikurangi 10, sisa 6. Wataknya jatuh di urutan 6, Lakune Banyu.
Kalau Anda ingin iseng-iseng mengetahui watak lahir Anda, hitung dulu neptu hari dan pasaran lahir Anda. Kalau Anda nggak tahu hari dan weton Anda, bisa dicari di sini.
Referensi :
Dr. Purwadi, M. Hum dkk : Ensiklopedi Kebudayaan Jawa
H. Djanuadji : Penanggalan Jawa 120 Tahun Kurup Asapon Th. 1936 – 2052
KPH Tjakraningrat : Kitab Primbon Bataljemur Adammakna
KPH Tjakraningrat : Kitab Primbon Atassadhur Adammakna

ngisi pertamax dulu ach…
larejawi punya artikel menarik dengan judul ..1 Januari 2010
guskar :
Pertamax adalah bahan bakar minyak andalan Pertamina. Pertamax biasanya digunakan untuk kendaraan high-end atau tahun tinggi. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Unsur MTBE mengakibatkan pencemaran air tanah di Texas, Amerika Serikat.
Keunggulan Pertamax dan Pertamax Plus
- Bebas timbal
- RON atau Research Octane Number tinggi 92 untuk Pertamax dan 96 untuk Pertamax Plus
- Mesin lebih awet karena pembakaran lebih sempurna
- Mesin lebih halus karena gejala knocking bisa ditekan (terutama pada mesin dengan kompresi tinggi)
Kelemahan Pertamax dan Pertamax Plus
- Harga per liter relatif mahal karena diproduksi untuk kendaraan high-end
- Kualitas terkadang tidak sesuai dengan yang dijanjikan akibat penanganan selama distribusi dan selama penyimpanan, jumlah dan mutu zat tambahan(additive) yang terkandung tidak sesuai spesifikasi
Kelebihan dan kelemahan komeng pertamax, hampir2 mirip dng uraian di atas
wkwkwwkkkk….. bisaaaaa… aja..
ceuceusovi punya artikel menarik dengan judul ..Tulisan Jelek=Tidak Rapih=Bicara Cepat?
Anaknya bundo tuh..
Vyan segala ilmu bisa tanpa perlu bundo ajarkan. Mengagumkan dan memukau, Alhamdulillah..
guskar :
kepada vyan saya gumun segumun-gumunnya juga bun
Vyan saya yang ngajari kok
ikutan belajar…ato ada yang mau ngasih tau gimana caranya biar tau ?Bundo? Pakde?Kyaine?….
Desri Susilawani punya artikel menarik dengan judul ..Sarapan Pagi Suami
guskar :
tutorialnya sdh dikasih di bawah komengnya desri
sy senin paing, => 4 + 9 = 13 – 10 = 3 , lakune lintang
memang betah melek kalo pas ngeblog, sering pindah rumah soalnya masih ngontrak, tapi gak bisa dagang soalnya memang gak ada modal ….. hehehehe
hpnugroho punya artikel menarik dengan judul ..Live Linknya kemana ?
guskar :
ha..ha.. pas banget hitungannya..
Jadi klo besok sudah punya rumah sendiri,… harus ganti hari lahir nya hahahaha…
firman punya artikel menarik dengan judul ..Computer Programming Degree
ketik REG Weton…kirim kemana ajah…
bee punya artikel menarik dengan judul ..Controversy of “Obama Statue” in Indonesia
guskar :
kirim aja ke ki joko pinter
pagi om,
*
postingan slanjutnya begimana ngerubah watak yang jatuh diurutan 8 ya om *bukan saya
ramudeng punya artikel menarik dengan judul ..SuMi
guskar :
primbon itu fleksibel.. ada kok cara ngitung utk menetralisir kesialan/nasib buruk.
mbayar mbah nyata banyak, itungan primbon bisa diatur ha..ha..
Saya Minggu, tapi tidak tahu kliwon, wage pon-nya Gus
banyak juga Gus yang memberi nama berdasar hari lahir ini, apa mungkin ada arti lain yang tersembunyi dibalik nama berdasarkan hari ? Seperti wage, isnen (konon dari senen), temen saya bernama sapta yang ternyata dia bilang lahir karena hari sabtu, ahdi dari ahad dsb.
Namun saya belum dengar nama berbau kliwon Gus, kecuali dari sebuah singkatan yang itupun berbau humor. Lenid Saklatinov yang kepanjangan dari seorang anak yang lahir berayah Pak Leman dan beremak Bu Ponidjah, lahir Sabtu Kliwon Tiga November
Btw, panjenengan kok ya hafal banget uraian seperti itu Gus. Sebuah paparan yang tak terpikirkan sama sekali sama saya

Salut.
Trims atas ilmunyah.
Salam
arkasala punya artikel menarik dengan judul ..Tidak Bakat Ikut Kontes SEO
guskar :
kang yayat bisa klik tautan yg saya kasih di akhir artikel
Di Jawa dikenal nama hari seperti Pon, Wage, Kliwon, Legi, Paing. Nah, ini juga bisa untuk memberikan nama seperti Ponari, Poniyem, Ponidi, Ponirin, Waginem, Wagiyem, Wagiman, Wagiyo, Legimin, Legiman, Leginem, dan sebagainya. Atau bisa juga berdasarkan nama hari, Isnaeni, Slasa, Roby, Khomsun, Jumino, Jumangin, Jumiati, Miske (kebalikan suku kata Kemis), Seti, Setu, Minggoes, Akhid, Ahad, dan masih banyak lainnya.
saya nggak hapal perkara primbon gini kang, harus buka buku. tulisan di atas ringkasan dr bbrp buku yg saya jadikan referensi.
Waduh bisa ngramal toh pak-e…
Kalau saya lupa weton, bisa ditrerawang pak??
indra java punya artikel menarik dengan judul ..Andai Sempurna
guskar :
klik aja tautan di akhir artikel itu. tinggal masukkan tanggal lahir, ntar ketemu weton dan neptunya
waduh saya kok jadi suka jual barang ama ngambil barang orang mas kyaine… sisa satu soalnya, 4+7=11-10= 1 gimana ini ya…
Mamah Aline punya artikel menarik dengan judul ..sekedar makan siang
guskar :
wis.. jgn masukkan di hati mah..
kenyataannya kan mamah itu org yg baik hati, tidak sombong dan suka nabung..
hihi nyobain, berarti bundo lakune lintang sedangkan kyaine srengenge.. benarkah? **itu hitungan yang sehabis maghrib maksudnya apa?
guskar :
srengenge=matahari=surya. atmojo = anak, suryatmojo=anaknya matahari ha..ha..
penanggalan jawa/islam berdasar hitungan putaran bulan, jd hari/tanggal dimulai setelah matahari terbenam/lepas magrib.
misalnya, Rein yang lahir tanggal 29 juni 1990
jika ia lahir sebelum maghrib wetonnya jumat pon, tetapi jika ia lahir setelah maghrib (mis jam 19.00) maka wetonnya dihitung sabtu wage. secara hitungan tgl masehi Rein lahir hari jumat.
hhaa.. Rein persis sama dgn Bundo, Lakune Lintang, kebetulan banget..!
Bundo sedari lahir sampe sekarang sudah pindah rumah 16 kali tapi Rein belum pernah sekalipun. Soal bakat dagang lewat bahasanya, piye tho udah jelas gagap gimana bisa dagang? tentang yang lainnya, bolehlah..
sudah paham ttg batasan maghrib itu, berarti suryatmojo lahir sblm magrib **pintar sekali pak Sapardi kasih nama
guskar :
tepatnya lahir sesaat sebelum matahari rabu terbit
waaa… saya kok jelek banget kang…. masak ‘kalo berumah tangga sering berantem.. klo belum jodohnya, suka selingkuh’… waa.. tidakkkkkkk……
percaya yang bagus2nya aja deh.. “wataknya teguh budinya, rajin, berwajah ramah, berbakat jadi pemimpin, kalau makan banyak porsinya… ” heheheh…. banyak porsinya itu lo.. bikin malu aja.. heheh.. ( agak bener si..).
*Yang saya tau, hitung2an hari masih digunakan banyak orang hingga kini. Biasanya digunakan saat menentukan hari pernikahan hingga panggilan seseorang. Saya punya teman yang biasa dipanggil dengan ‘yuyun’ ( nama aslinya klo ga salah ..sri wahyuni…) namun ketika ia menikah, pihak keluarga suaminya meminta agar nama panggilan ‘yuyun’ diganti dengan ‘sri’.. katanya biar rumah tagganya baik2 saja…
*Lalu bagaimana Kang Gus menempatkan ‘kepercayaan’ tentang hitung2an ini dalam hidup Kang Gus sendiri, kaitannya dengan ketentuan dan takdir Allah… Saya sendiri tidak pernah menggunakan hitung2an ini, namun dalam beberapa hal terkadang isinya memang benar… ( kecuali yg suka berantem sama selingkuh itu… heheheh… )
ceuceusovi punya artikel menarik dengan judul ..Tulisan Jelek=Tidak Rapih=Bicara Cepat?
guskar :
weh..ketauan klo wataknya lakune banyu ya.. ambil aja yg bagus2 utk spirit hidup.. yg jelek sbg pengingat utk jgn sampe melakukan hal2 spt itu.
primbon itu ada ribuan ceu. nenek moyang dulu mencatat setiap peristiwa yg terjadi, kemudian disimpulkan menjadi yg namanya “pertanda”. pernah dengar perihal kedutan bukan? misal kedutan di mata kiri akan dapat rejeki dan sebagainya. atau mimpi gigi tanggal, bakal ada saudara dekat yg meninggal dsb. klo hitungannya meleset ya dimaklumi saja, masing2 org menentukan nasibnya sendiri.
spt teman ceu si yuyun itu. primbon hitungan pernikahan jawa sangat rumit, jodoh atau nggak. utk ijab kabul bahkan sampai melibatkan hitungan kapan waktu kakek/nenek dulu meninggal, jam berapa, dsb. klo dipelajari asik juga kok, utk nambah2 pengetahuan.
lalu bgmn saya menempatkan primbon dlm kehidupan saya? silakan baca di sini.
Pertanda alam dan ajaran orang tua dulu memang masih berlaku pada laku keseharian orang-orang Jawa yang percaya,mas.
tukangpoto punya artikel menarik dengan judul ..Fotografi sebagai hobi
guskar :
klo sekarang mungkin akan dibuat semacam data statistik dan analisa dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif
stlah saia hitung2 ternayta sisa 2, berarti saya nantinya banyak anak ya Pak……siap2 lah…
Nda punya artikel menarik dengan judul ..Edisi rindu
guskar :
siapnya berapa anak?
Itung-itungan weton kadang membuat ribet dalam beberapa hal. Larangan dan pantangan yang tidak perlu muncul, halah. Pernah saya ditanya tentang hari kelahiran, berhubung sedang tidak minat saya jawab “lahir hari rabu kliwon malem senin pon”.
mandor tempe punya artikel menarik dengan judul ..Tulang ikan
guskar :
wah.. bakal bikin bingun yg akan membuat hitungan primbon dong
Minggu(5) Pahing(9) = 4 donk. Betul Gak ?

Sisa 4 : Lakune Rembulan, wataknya pandai dalam segala pekerjaan, belajar apa saja cepat bisa, berpandangan luas, hidupnya cepat makmur tetapi tidak langgeng, orang lain mudah mengikuti kehendaknya.
Jauh tanah ke langit kayaknya dengan kenyataan sebenarnya
arkasala punya artikel menarik dengan judul ..Tidak Bakat Ikut Kontes SEO
guskar :
ha.ha.. nggak cocok untuk org ciamis..
dibanding dng ramalan berdasar rasi bintang yg ada 12 kemungkinan nasib, berdasar hari/weton variasinya lebih banyak (paling sedikit 35 variasi = 7 hari X 5 hr pasaran). yg saja tuliskan di atas hanya untuk hiburan saja kang, cocok nggak cocok jgn dijadikan referensi..
ntar kapan2 sy tuliskan primbon versi yg lain
wah, belajar ilmu baru di sini. baru tau cara ngitung neptu, tapi la kok saya lupa hari pasarannya kelahiran saya ya
linaling punya artikel menarik dengan judul ..Crazy Love
guskar :
bisa ngeklik di tautan di akhir postingan ini
mas kyaine, hehehe saya gak jadi tukang nyolong soalnya weton masuk ke abis magrib *nyoba lagi, penasaran.com*
Mamah Aline punya artikel menarik dengan judul ..softlens rasa cabe rawit
guskar :
ayem… ayemmm…
waduduh… komen dulu gus, habis ini mbaca….
Andi punya artikel menarik dengan judul ..Melepas Senja di Pusara
bunda , senin legi……. 4+5=9-10= -1.kok, jadi minus 1 Gus?
berarti kebalikan dr yang no.1 ya Gus?
penakut, tdk dibutuhkan, sering belanja pakaian dan memberi pd orang lain, gitu ya Gus?
Salam.
bundadontworry punya artikel menarik dengan judul ..Manusia Abadi?
guskar :
klo kurang dr 10, lsng liat angkanya saja bun.
bunda lily 9, arti harfiah Aras Peksi Lakune Angin = burung terbang mengikuti angin.. kok mirip pesawat garuda ya bun ha..ha..
oh gitu tho Gus.
he…he… kok kayaknya jadi dicocok2in, ya cocok ya Gus…..he….he…
Salam.
bundadontworry punya artikel menarik dengan judul ..Pola Makan Sehat Lintas Benua
waduh berat nih kalo ngomongin masalah primbon
guskar :
kira2 berapa ton mas?
waduw, saya ga mudeng tuh weton2 kyk gt…kok malah jd kayak matematika yah..hehehe
nurrahman punya artikel menarik dengan judul ..Bang Sat
guskar :
matematika primbon mas
Dengan hormat disampaikan bahwa BlogCamp ( http://abdulcholik.com ) masih dalam tahap penyelesaian perbaikan karena landing gear mengalami gangguan.
Beberapa tehnisi sedang kerja keras untuk mengembalikan kondisinya.
Saya sementara berada di Posko Bhirawa ( http://mbahcholik.info ) dan saat ini sedang menggelar promosi kaos loreng.
Silahkan para sahabat berkunjung sebelum waktu promosi habis.
Salam hangat dari Bhirawa.
guskar :
smg segera klaar masalahnya de..
aku sisa 3?
koq gak cocok sama sekali dengan aslinya ya?
*garuk2 dagu
julie punya artikel menarik dengan judul ..Setahun dBlogger dibuka dengan buku anggota dBlogger
guskar :
udah jul… angka 3-nya ditambah berapa gitu kek.. cari2 yg cocok..
bentar kalo gitu aku ganti dulu hari lahirnya ya kang
protes gus…nasibku ngenes banget
banyak punya anak tapi umurnya nggak panjang
serem amaaaat
amat aja ga serem2
tyas punya artikel menarik dengan judul ..My Tips on WordPress.com
guskar :
ha..ha..
wis berdoa aja..biar cepet difoto spt moment bahagianya almy
waduh lha saya kok ndak enak semua…lahirnya pas malem kamis pahing, jadi rebo legi malem jam 11….kalo manut rebo legi kok banyak anak dan tidak panjang usia….kalo manut kamis pahing kok wataknya mudah marah yah…hhhmmm biasanya kalo yg jelek2 ndak percaya, tapi kalo yg baik2 ya percaya….hihihihihi
m4stono punya artikel menarik dengan judul ..Upgrade Komputer Bagian dari Iman
guskar :
wis nggak usah bingung.. kang tono nggawe primbon versine dhewe..
say duluh ketika dikampung pernah menyimak langsung primbon seperti ini pak.namun saya sedikit kurang mudeng dengan penjelasannya tetapi ditulisan ini mencoba untuk mengingat dan memahami lebih lanjut.
salam hangat
izin untuk mencantumkan link anda
matur nuwun
andipeace punya artikel menarik dengan judul ..Sebuah Keterbatasan
guskar :
tulisan di atas sedikit dr rumitnya hitungan primbon. msh ada lagi faktor2 lain yg diperhitungkan.
pasang link? mangga atuh. link anda pun sdh cukup lama terpasang di sini
dibaca bolak-balik..tetep ga ngeh…ga ngerti juga gimana cara ngitungnya…hahaha…apa perlu minta itung sama kyaine yaaa?
Desri Susilawani punya artikel menarik dengan judul ..Sarapan Pagi Suami
guskar :
utk mengetahui weton, masukkan tanggal lahir/bulan/tahun di sini
ternyata benar…saya benar-benar tidak mengerti bagaimana dapat angka untuk itung2annya….*geleng2*
Desri Susilawani punya artikel menarik dengan judul ..Sarapan Pagi Suami
guskar :
setelah ketemu hari dan pasaran misalnya selasa pon, neptunya ketemu selasa = 3, pon=7, dijumlah=10
oooo…ternyata yang saya tidak tau itu adalah…hari lahir saya termasuk selasa apa…lagi, kliwon, atau….pantes aja ga bisa dapet angka yang pas…^^….
Desri Susilawani punya artikel menarik dengan judul ..Sarapan Pagi Suami
guskar :
selasa pon = 10.
perhitungan = 10-10 = 0 >>Sisa 0 : Aras Pepet Lakune Pandhita Sakti
kang, kalo watakku gimana?
H punya artikel menarik dengan judul ..SPPB
bila weton itungnya ketmu 7 gmn cara menghitungnya
guskar :
langsung dianggap sisa 7 :
Sisa 7 : Lakune Bumi, wataknya pendiam, mudah marah, tidak mempunyai teman dan tumpul otaknya, tidak setia tetapi berbelaskasihan kepada sesama.