Tas
Namanya singkat saja, TAS. Ia merupakan salah satu karya peradaban manusia berupa wadah tertutup yang dapat dibawa bepergian. Tidak ada yang tahu persis kapan tas ini tercipta, tidak tercatat khusus dalam literature tertentu. Sejak jaman purba, tas sudah digunakan meskipun bentuknya masih sangat sederhana, sebuah anyaman yang menyerupai keranjang.
Fungsi tas sangat banyak, apalagi jika kedua tangan manusia sudah kewalahan membawa barang. Tas digunakan untuk membawa pakaian, barang belanjaan, buku, dan lain-lain. Mengikuti perkembangan zaman model tas sangat bervariasi. Tas yang dapat digendong di punggung disebut ransel. Tas yang besar untuk memuat pakaian disebut koper. Tas yang dililitkan di pinggang, disebut tas pinggang. Tas untuk membawa perlengkapan anak-anak sekolah disebut tas sekolah. Ada pula tas kantor yang biasa dipakai oleh karyawan perusahaan. Tas berbentuk kotak yang biasanya dipergunakan oleh kaum wanita untuk membawa peralatan kecantikannya, tas kecantikan namanya. Bahkan pemakaian tas disesuaikan dengan barang yang ada di dalamnya, seperti tas laptop, tas kamera/handycam, tas ransum (untuk tempat bekal makanan dan minuman), tas mukena, dan sebagainya.
Selain itu ada tas kresek, dinamakan demikian karena bunyinya. Tas jenis ini dimanfaatkan sebagai wadah barang belanjaan.
Bahan pembuat tas juga bervariasi, ada yang dari kulit binatang, kertas, plastik atau kain, bahkan sekarang dikembangkan menggunakan bahan dari plastik-plastik bekas kemasan.
Bagi sebagian besar wanita, tas adalah gaya hidup. Tak jarang satu orang mempunyai sepuluh tas bahkan lebih. Penggunaan tas disesuaikan dengan pakaian yang dikenakan saat itu, atau lain acara lain tasnya. Ke arisan menggunakan tas ini, ke kantor yang tas itu, ke kondangan tas yang sana, ke supermarket pakai tas yang sini. Maka tidak mengherankan bisnis tas menjadi salah satu industri yang sangat menggiurkan. Sebut saja sedikit dari banyaknya sentra industri tas, seperti Tajur Bogor atau PIK di Jakarta Timur. Ke Bandung kurang lengkap kalau belum mampir Terminal Tas atau Elizabeth. Lihatlah berapa banyak wanita menghabiskan sebagian uangnya untuk membelanjakan tas.
Apakah Anda termasuk kolektor tas?

hiiiyaaaa mosok kumbokarno gedhene sak gunung iso diuntal karo akismet
m4stono punya artikel menarik dengan judul ..Terjemahan Serat Wedhatama Sinom 4-5
guskar :
si aki luwih sekti tinimbang kumbokarno mas…
Enggaaaaaa….!!!! **tapi klo ada tas keren buat mr.M boleh juga..
nakjaDimande punya artikel menarik dengan judul ..~ saTu rAsa untuKmu ~
guskar :
seminggu ini bundo sdh menyebut Mr. M 2X…
**dia yang termasuk yg tidak boleh disebut namanya
Hmm, iya tas memang menjadi salah satu bagian dari cara sekelompok wanita dalam bergaya. Tapi saya bukan termasuk ke dalam tipikal kelompok tersebut. Bahkan tas yg sehari-hari yang saya bawa ke kantor pun hanya tas laptop yg memang berisi laptop:), tas lainnya yg merupakan penambah gaya ora ono:). Lumayan kan biar ngirit juga Pak Gus hihihi. Kata Pak Gus: “ini teh ngirit atau pelit Ta”:)
RitaSusanti punya artikel menarik dengan judul ..Genuine Smile
guskar :
tp klo ke kondangan nggak bawa tas laptop kan Rit? ha..ha..
Waktu SMA dulu sempat ngetrend sekolah bawa tas plastik belanjaan yg ada logonya toko atau supermarket. Jadi begitu guru masuk langsung terdengar bunyi ribut. Bukan mulut si murid tapi bunyi tas yang diambil bukuya, hehehe….
masnur punya artikel menarik dengan judul ..Nyemut
guskar :
jangan2 bu gurunya ikut2n bawa tas kresek tuh he..he..
bener juga Gus, tas sudah menjadi gaya hidup. Saya inget waktu baru lulus tahun 95 an merasa terusir ketika sama pacar masuk ke toko Tas. Rupanya yang saya masukin toko Tas yang harganya jutaan di Blok M. Tas mengikuti accesories lainnya juga sudah menjadi bagian pelengkap gaya hidup. Tas saya ransel, yang penting di dalam ada busanya untuk bawa laptop kesayangan ini ke mana-mana. Alhamdulillah istri saya tidak begitu rumit untuk urusan Tas, kecuali kalo ke TASikmalaya pasti ribut dulu bingung bawa oleh2 apa he he he.
Trims Gus. Salam
arkasala punya artikel menarik dengan judul ..Keasyikan Belajar Menggambar dengan Photoshop
guskar :
ntar klo berkesempatan ke TASmania.. akan kebingungan bawa tas yg segede apa..
apakah saya pengoleksi tas? jawabnya: iya… yaitu tas yang diperoleh dari berbagai pelatihan, seminar ataupun konferensi… hahaha…
guskar :
klo tas macam itu saya juga punya banyak da..
tinggal pilih bentuk dan mereknya.., tiap hari bisa ganti2 he..he..
wah jiaan.. kangmas ini filsuf tenan, lha wong tas aja bisa jadi artikel sepanjang ini kok.. siip!!
Joddie punya artikel menarik dengan judul ..Warna dalam Website
guskar :
hiks…
jd malu saya ini…
sejak dulu, tas yang biasa saya bawa cuma satu, yang membungkus laptop, yang menemani sampai pedalaman papua, menemani sampai pulau sabang, keliling makasar, medan, palembang, nias, jakarta, jogja bolak balik sampai sekarang dan belum ganti dan belum rusak. Mereknya EIGER, buatan Indonesia, beli sekali, dipakai selamanya (idiom yang berkembang seputar merek eiger
)
guskar :
eiger… tas-nya para petualang sejati…
saya hanya punya tas kerja saja gus, itupun udah butut
achmad sholeh punya artikel menarik dengan judul ..Kriminalisasi di Obrolan Warung Kopi
guskar :
yg penting fungsinya mas…
Paling2 tas buat laptop saja Gus. tapi memang lain tuh sama isteri saya. Busyeeet, tasnya seabreg. khususnya tas untuk kondangan dan untuk mengajar, belum lagi tas uang alias dompet, busyeeet..banyak abis. nggak tahu Gus, mungkin kepuasan tersendiri kali ya..
Badruz punya artikel menarik dengan judul ..Penghisap Darah Itu …
guskar :
mbak, tolong diklarifikasi pernyataan mas badruz ini ya ha..ha..ha…
saya bukan kolektor tas. tapi kalau kemana-mana harus bawa tas, kayanya kalau nggak bawa itu seperti ada yang kurang. jadi meskipun nggak ada isinya saya selalu bawa tas, paling nggak yang kecil.
tapi saya juga paling nggak suka bawa tas banyak-banyak…nggak ringkes, jadi harus satu tas saja, cukup.
geRrilyawan punya artikel menarik dengan judul ..CATATAN RADEN ARIO PURBO JOYODININGRAT [TRILOGI ORANG MUDA VOL.2]
guskar :
saya bisa bayangkan gaya mas yos ketika bawa tas ransel-nya kok he..he…
saya bukan kolektor tas. suka memakai tas sebatas fungsional. tas ransel yg agak besar biar bs bawa banyak barang.
haris punya artikel menarik dengan judul ..Makan dan Makam
guskar :
tas ranselnya untuk teman menjelajah nusantara menguak misteri terbesar indonesia ya mas…
wuakakakakakaka….kacian buanget ntuh gambarnya
guskar :
googling aja…ntar ketemu yg lebih lucu lagi
Wah sebenernya perasaan sih saya ga ngoleksi pak, tapi ujug2 kok lemari penuh
Gara2 itu, sekarang hampir ga pernah beli tas lagi. Tau diri, hihihi.
Tapi emang tas itu lucu2 kok. Kadang tergoda juga siy.
narpen punya artikel menarik dengan judul ..TV dan Trend Angkot 2009
guskar :
ujug2nya berapa lama narp?
Saya nggak mas.
guskar :
yo’i
kalo disebut sebagai pengoleksi tas sich nga yach mas…wong tas ku cuma satu..hehehehe
maklum aku selalu memanfaatkan tas dengan sebaik-baiknya…kalo belum rusak yang belum ganti,tapi kalo ada yang memberikan tas baru sich diterima dengan setulus hati 
shekhotz punya artikel menarik dengan judul ..About LOVE
guskar :
hayoo…siapa mau ngasih tas ke shekhotz?
Saya tetep suka Tas Gendong
marsudiyanto punya artikel menarik dengan judul ..Bekal Modal Minimal
guskar :
tas gendong…ke mana2… tas gendong ke mana2…
aduh… blogger2 senior semua ya disini…
numpang lewat aja deh…
guskar :
hey..yos… tas-nya ketinggalan tuh..
kang, aku pengen tas selempang warna cokelat kang.. tapi aku lom ada dana untuk beli tas itu..
huang punya artikel menarik dengan judul ..Hmmm….
guskar :
huang membutuhkan sebuah tas, siapa mau menyumbang? ha..ha…
Salam,
*curcol mode*
Tas gendong as always..saya make sejak jaman kuliah, masih tetep cinta..ga pernah pindah-pindah..meski tawaran (pemberian) tas khas wanita datang silih berganti..aku tetap setia dengan ALPINA coklatku, sudah mulai agak rusak siy ada rencana pengen beli KIPLING gendong tapi nunggu celengan penuh dulu ..
nenyok punya artikel menarik dengan judul ..Belajar Pada Cermin
guskar :
ntar klo saya jalan2 ketemu wanita menggendong alpina coklat, akan saya sapa : ney, itu kah kamu?
saya bukan kolektor tas. cuma punya satu tas yg sering dipakai. gantinya klo udah rusak. dan tdk seperti kebanyakan perempuan yg suka hand bag, sy kurang suka. sy lebih suka tas ransel.
fadhilatul muharram punya artikel menarik dengan judul ..Malang Bag. 1: Keberangkatan
guskar :
sahabat2ku ternyata suka dengan tas ransel ya… praktis tp modis…
setuju…aku juga gt
cm ada satu tas yg sering dipakai dan itu ransel
soalnya muat smua :p
kalo skrg sukanya pake tas ransel kanvas yg hiasannya pake manik2 sama kain perca, banyak yg bilang kayak anak TK
tp bodo, abisnya tasnya murah, keliatan kecil padahal muat banyak
rekor sampe saat ini aku pernah masukin satu laptop 13.3′, kabel dan “printilannya” yg satu tas jinjing kecil sendiri, kamera DSLR: body plus 1 lensa 18-70, botol air minum beserta isinya vol. 650ml, plus novel arok dedes
dan si tas ransel itu tetap terlihat mungil walau beratnya luar binasa
tyas punya artikel menarik dengan judul ..Happy Birthday Firefox
apakah saya termasuk kolektor tas ?
mungkin bisa dibilang iya, krn teman2 yg baru pulang bepergian seringnya
memberikan tas, umumnya dgn ukuran besar, agar bisa masuk semuanya ( kayak lemari mini.. he…he….isinya sagala aya…..), kalau beli sendiri sih nggak sering kok.
Salam.
bundadontworry punya artikel menarik dengan judul ..Tipe2 cowok yg harus dijauhi.
guskar :
bunda rajin merawat tas2 itu kan?
kolektor si ngga.. yg pasti lebih dari satu dan warnanya bermacam2..
*jujur, begitu liat gambarnya, saya kira tulisannya akan membahas gambar yang unik pada tas itu..
ceuceu punya artikel menarik dengan judul ..The Jaer en Kungkang in Love
guskar :
he..he.. ntar klo ditulis takut kalah lucu dibandingkan gambarnya
bagi cewek, tas mungkin berarti gengsi, tapi lain bagi cowok, hehe
wira punya artikel menarik dengan judul ..Balapan MotoGP Valencia 2009
guskar :
cowok lbh praktis ya bli?
kalo saya sih, tas cukup satu sampe rusak he he he
kalo beli sesuatu di kios, saya suka bilang gak usah pake kresek, karena akan jadi sampah nantinya
guskar :
wow..zul sadar lingkungan, ternyata… TOP!
Saya bukan kolektor tas tap;i setiap seminar dikasih tas jadi banyak juga.
Sekarang kalau ke Jombang harus bawa banyak tas karena ada tas untuk alutsista blogger yaitu laptop ha ha ha.
Salam hangat dari Surabaya
guskar :
wah.. klo itu sih tas yg wajib dibawa kemana2 de…
Salam Takzim
Mengisi kekosongan saya mau lihat-lihat tas, sekalian nyari ilmu
Salam Takzim Batavusqu
batavusqu punya artikel menarik dengan judul ..Warisan Telukabessy di Maluku
salam kenal mas,
ngomong tentang tas, kebetulan kami dari produsen tas anyaman home industri yang ramah lingkungan karena bisa dipakai berulang kali. bahkan untuk acara mantenan sbg souvenir, kue angsul2, dibali bisa di pakai tempat sesajen dll untuk lebih lengkap di http://www.galerytasanyaman.blogspot.com thanks